Menyambut Paskah 2010 Paskah di Kuburan Yesus - Yerusalem Perjalanan Tour Israel “Passover in Garden Tomb" ” Bersama Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th 11D HOLYLAND PETRA – ISRAEL – JORDANIA DEP : 29 Mar DEC (ETIHAD) HARGA TOUR : 29 Mar - 6 April TWIN/TRIPLE SHARE : USD. 2250,- YQ & TAX : USD. 245,- BORDER & TIPPING : USD. 130,- TOTAL : USD. 2625,- ALL IN EXCLUDE : APT TAX JKT = Rp. 150.000,-, FISKAL ( Non NPWP ) Panorama Ministry : 021-2556 5000 Ext. 6038(Ruland), 6039 (Kiesin). Address : Panorama Building 6th floor, Jl.Tomang Raya No.63, Jakarta-Barat. Hub. 021 70363030, 08881001963, 0816 70 62 62 atau Priscilla 0813 1999 7803 Kesan Terbaik menikmati Perayaan Paskah di Golgota- Via Dolorosa bahkan kuburan Yesus Kristus yang kosong! Paskah tahun ini akan membuat saudara sangat diberkati. Raih Berkat Paskah Tanpa Batas
Cetak E-mail
Ditulis Oleh Administrator   
Jumat, 25 September 2009

Merayakan Idul fitri Di gereja

Di beberapa negara Muslim umumnya, umat Islam merayakan hari raya idul fitri di masjid-masjid atau di tempat-tempat umum lainnya yang layak. Namun tidak demikiannya bagi umat Muslim di London. Ahad (20/9) kemarin, ratusan umat Muslim di ibu kota Inggris Raya itu merayakan idul fitri di tempat yang terbilang asing: gereja.

Tradisi merayakan idul fitri dengan menyewa gereja oleh Muslim London telah berlangsung setidaknya sejak 6 tahun ke belakang. Mereka harus menyewa gereja karena jumlah masjid yang ada di London sangat sedikit, dan tak terlalu besar, hingga tak mampu menampung jumlah banyaknya keluarga Muslim yang ingin merayakan lebaran bersama-sama.

Di samping itu, sangat susah sekali untuk menyewa gedung-gedung serba guna, karena kebanyakan sudah penuh dibooking, selain harga sewanya yang sangat mahal.

Situs Islamonline menelusuri fenomena berlebaran umat Muslim London ini, dan menemui beberapa keluarga Muslim yang tengah merayakan idul fitri di salah satu aula gereja. Salah satu keluarga itu, Umaimah Zulfi, yang bekerja sebagai kepala penitipan anak-anak dan pengelola acara-acara massal, menyatakan tradisi menyewa gereja untuk merayakan lebaran ini telah berlangsung selama enam tahun.

“Di tahun-tahun pertama, jumlah keluarga yang bergabung untuk merayakan lebaran di gereja sangat sedikit, tapi terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Tahun ini, ada sekitar 22 keluarga yang ikut merayana lebaran bersama kami di gereja ini,” terang Zulfi.

Ditambahkan oleh Zulfi, ketika dirinya dan rekan-rekan lainnya berencana untuk merayakan lebaran bersama-sama, mereka harus terlebih dahulu mencari tempat.

“Tempat-tempat umum yang biasanya di pakai untuk even-even harganya melonjak tinggi,” kisah Zulfi.

Mengapa pada akhrinya pilihan itu jatuh kepada gereja, diakui Zulfi, karena harga sewanya yang sangat murah sekali. Mulanya, Zulfi khawatir pihak gereja akan melarang umat Muslim untuk merayakan lebaran di tempat ibadah umat Kristiani itu, terlebih lagi pihak perempuan Muslimah memakai jilbab dan cadar. Namun ternyata, pihak gereja menyambut baik. (L2/iol/em) sumber www.lintarberita.com

(http://mediaislam.oaseadwan.info/london-umat-muslim-rayakan-idul-fitri-di-gereja/

 

 Memang di dunia yang sudah maju tingkat kedewasaan rohani dalam memandang agama lain juga berbeda betapa indahnya bila Indonesia tidak lagi di huni oleh manusia-manusia fanatik yang munafik terhadap agamanya dan betapa indahnya bila saling santun, hormat dan menghargai sesamanya sebab yang di tuntut oleh Tuhan bukan fanatisme agama berlebihan tetapi kasih terhadap sesama manusia

 

Pemutakhiran Terakhir ( Jumat, 25 September 2009 )
 
Berikutnya >