Menyambut Paskah 2010 Paskah di Kuburan Yesus - Yerusalem Perjalanan Tour Israel “Passover in Garden Tomb" ” Bersama Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th 11D HOLYLAND PETRA – ISRAEL – JORDANIA DEP : 29 Mar DEC (ETIHAD) HARGA TOUR : 29 Mar - 6 April TWIN/TRIPLE SHARE : USD. 2250,- YQ & TAX : USD. 245,- BORDER & TIPPING : USD. 130,- TOTAL : USD. 2625,- ALL IN EXCLUDE : APT TAX JKT = Rp. 150.000,-, FISKAL ( Non NPWP ) Panorama Ministry : 021-2556 5000 Ext. 6038(Ruland), 6039 (Kiesin). Address : Panorama Building 6th floor, Jl.Tomang Raya No.63, Jakarta-Barat. Hub. 021 70363030, 08881001963, 0816 70 62 62 atau Priscilla 0813 1999 7803 Kesan Terbaik menikmati Perayaan Paskah di Golgota- Via Dolorosa bahkan kuburan Yesus Kristus yang kosong! Paskah tahun ini akan membuat saudara sangat diberkati. Raih Berkat Paskah Tanpa Batas
Cetak E-mail
Ditulis Oleh Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th   
Rabu, 14 Januari 2009

PALESTINA RIWAYATMU KINI

     
      Heboh bom bardir senjata Israel hanya menyisakan traumatic, ratapan dan kertak gigi. Suara-suara dari neraka seolah-olah bermunculan ketika dentuman peluru yang dilancarkan dari F 15 dan F 16 milik Israel membahana di angkasa Palestina! Belum lagi serangan helicopter CH 53 milik Isarel  yang menembakkan rudal ke segala arah membuat hati ini miris dan mayat-mayat bergelimpangan bagaikan buah jatuh dari pohonnya.
      Palestina sekarang Wilayah yang hanya 40 kali 10 kilometer itu sejak 27 Desember 2008 di gempur  habis-habisan oleh tentara Israel! Semboyan  Jendral Dan Harel,  wakil kepala Staff Angkatan Bersenjata di depan para walikota, sesudah serangan ini tidak akan ada bangunan HAMAS yang masih berdiri demikian laporan majalah Tempo terbaru! Sebenarnya tegakah Israel? Membabi buta dan membabat habis anak-anak dan wanita-wanita? Serangan Israel yang di dukung penuh oleh sebagian besar rakyatnya ini sebenarnya hanya ingin meluluh lantakkan kekuatan HAMAS yang selalu bikin penyakit di mata Israel! Hamas partai pemenang di Palestina ini memang radikal dan tidak mengakui keberadaan Israel sehingga mereka sering bikin ulah! Dalam peperangan ini HAMAS masih bisa meluncurkan 500 rudal ke Israel! Dan Israelpun ada yang mati baik tentara maupun rakyat sipil! Namun tidak terekspose sebab berita di Indonesia dari satu sumber Aljazira yang nota bene musuh Israel!
      Resolusi PBB jumat 14 Desemberi bernomor 1860 Resolusi disetuji 14 dari 15 dewan Keamanan sebab Amerika Abstain semua menyerukan genjatan senjata! Namun Resolusi ini tidak di gubris oleh Israel bahkan Hamas sendiri tidak mau mengakui Resolusi ini dengan alasan tidak diajak berunding, katanya Kami tidak diajak berunding dan mereka tak mempertimbangkan misi dan kepentingan raksyat kami, Kata Ayman Taha, juru bicara Hamas Di Gaza!  Wualah…. Mau dikasih enak koq nggak mau rupanya Hamas ingin mengorbankan rakyatnya supaya dunia tahu Israel kejam! Dibalik semua itu Israel tidak pernah menggubris apa kata dunia bila menyangkut keamanan dalam negerinya! Bila Israel diam dan mematuhinya sementara Hamas tidak mengakuinya maka Israel akan konyol diserang membabi buta!
      Konyolnya Israel tidak pusing apakah ini disebut dirty war (perang yang kotor) atau apa yang penting, ulah rudal yang telah dikirimkan ke wilayahnya harus dibayar mahal dan ia akan terus melacak gembong-gembong yang bikin huru hara! Negeri manapun tidak akan terima bila negaranya dikirimi rudal dan makan korban! Dendam kesumat Israel kepada Negara yang tidak mengakui keberadaannya akan terus diburu sampai ketemu bahkan jika mereka tetap tidak mengakui eksistensi Israel maka cara apapun Israel akan gunakan untuk menghapus eksistensinya juga namun harus menjadi keprihatinan bahwa rakyat menjadi korban! Hamaspun  menjadikan rakyaknya tameng ala Sadam Husin dulu dan akibatnya mengerikan sekali! Mayat-mayat bergelimpangan kalau sudah demikian; sumpah serapah diluncurkan ke Israel bagaikan rudal yang lebih menyakitkan!
     
Negeri Palestina
     
      Negeri Palestina dinamai menurut bangsa Filistin (Pelishtim dalam bahasa Ibrani) yang menetap di daerah pantai Laut Tengah dari Yope sampai Gaza sekitar tahun 1300-1200 SM. Menurut Alkitab, orang-orang Filistin berhubungan dengan orang Kaftor, yang biasanya dikaitkan dengan pulau Kreta (Yeremia 47:4; Amos 9:7). Sebelum orang Filistin bermigrasi daerah itu dikenal sebagai Kanaan. Nama ini mengandung arti "negeri ungu" dan barangkali nama itu diambil dari bahan pewarna ungu yang dihasilkan oleh orang pribumi dari sejenis kerang-kerangan yang banyak terdapat sepanjang pantai Laut tengah!
     
    Palestina seringkali disebut sebagai pusat geografis dan teologis dari dunia purbaka. Negeri ini tidak hanya terletak di persimpangan jalan jalur-jalur perdagangan yang penting pada zaman purbakala tetapi juga di daerah Yudaisme, Kekristenan, dan Islam mengawali keberadaan mereka. Luas negeri itu sekitar 242 km dari Dan ke Bersyeba (utara- selatan) dan 160 km dari Laut Tengah ke sungai Yordan (timur-barat). Iklimnya normal bagi daerah Timur Dekat, musim dinginnya sejak sampai dingin bergantung pada ketinggiannya, dengan sedikit salju di tempat- tempat yang lebih tinggi. Musim hujan berlangsung dari Oktober sampai April, dengan musim panas yang kering, tidak berawan dari bulan Mei sampai Agustus!
      Negeri Palestina terbagi dengan mudah dalam empat daerah geografis utama yang membujur dari utara ke selatan: dataran pantai, daerah perbukitan tengah, celah Yordan, dan dataran tinggi Transyordania. Pembagian geografis utama Palestina yang melintang dari timur ke barat berkaitan dengan segi-segi geografis negeri itu dan tapal batas politis dari dua kerajaan Israel yang pecah. Pembagian ini meliputi daerah Galilea di utara, Samaria dan di daerah utaran-tengah Palestina. Yehuda di bagian selatan-tengah Palestina, dataran Negev (atau padang rumput "kering") di selatan, dan semenanjung Sinai yang membentuk perintang besar antara Palestina dan Mesir

     
Dataran Pantai
     
      Dataran pantai secara berangsur-angsur meluas sejauh 16 sampai 19 km mil di Palestina selatan. Hamparan tanah subur ini menerima lebih dari 75 cm curah hujan setiap tahun dekat Laut Tengah. Tiga dataran berbeda dikenali sepanjang pantai: Akre (Akko), membentang ke utara dari Gunung Karmel; (sekitar 40 km panjangnya dan 8 sampai 13 km lebarnya); Saron, antara Gunung Karmel dan Yope, kota Pelabuhan (sekitar 80 km panjangnya dan 16 km lebarnya); dan dataran Filistin di bagian paling selatan dari Yope ke Gaza. Dari segi geografis dataran pantai tidak pernah memegang peranan yang sangat penting bagi umat Ibrani selama sejarah Perjanjian Lama. Orang Fenesia menguasai dataran sebelah utara, orang Filistin menguasai dataran selatan dan dataran Saron merupakan gurun, rawa, dan hutan yang lebat pada zaman dahulu kala.

Daerah Perbukitan Tengah
     
    Daerah perbukitan tengah secara geografis paling beraneka ragam dan secara historis paling penting pada masa Perjanjian Lama. Kebanyakan kota-kota Israel terletak di daerah ini, dan wilayah tersebut merupakan bagian terbesar yang dikuasai oleh kerajaan Ibrani ketika masih bersatu dan ketika terpecah. Daerah yang berbukit-bukit membentuk punggung, atau tulang belakang dari Palestina barat dan umumnya terbagi atas tiga bagian utama: Galilea, Samaria, dan Yehuda. Daerah-daerah yang landai mencapai ketinggian 900 m - 990 m; daerah tersebut menerima curah hujan yang memadai dan cocok sekali bagi orang-orang ibrani untuk mengembangkan pertanian, termasuk gandum, kebun anggur, buah-buahan dan rumpun-rumpun pohon zaitun.
    Bagian-bagian utama Galilea meliputi Gunung Tabor (Hakim-Hakim 4:6, 12) dan lembah Yizrel. Kota Sikhem, diapit oleh Gunung Ebal dan Gunung Gerizim, yang dikuasai oleh Samaria (Yosua 8:30-35). Yerusalem terletak secara menonjol di persimpangan jalur-jalur lalu lintas perdagangan di Yehuda (2 Samuel 5:6-12). Bidang tanah di antara dataran pantai di selatan dan daerah pegunungan di bagian tengah dikenal sebagai shephelah. Daerah luas subur (atau dataran tinggi antara pantai dan pegunungan) adalah daerah hutan pada zaman Perjanjian Lama dan diduduki oleh orang Filistin (bd. Hakim-Hakim 14-15; 1Samuel 17). Selama masa kerajaan Yehuda, Bet-Semes dan Lakhis merupakan kubu-kubu pertahanan penting di sisi barat daya Yehuda (2 Tawarikh 25:17-28)
     
Lembah Yordan
     
    Lembah Sungai Yordan atau celah Yordan, adalah lembah geologis besar yang mulai di Siria di pegunungan Libanon dan membujur ke selatan sampai ke Teluk Akaba dan Laut Merah. Lembah Sungai Yordan yang membentuk perbatasan timur Palestina adalah bagian dari parit geologis yang berigi-rigi ini. Sungai Yordan bermula pada lereng-lereng bagian bawah dari Gunung Hermon dan timbul dari tiga anak sungai yang mendapat airnya dari sumber-sumber. Sungai Yordan mengalir ke selatan dari Gunung Hermon ke Danau Hula dan rawa-rawa dan selanjutnya dengan deras mengalir turun sekitar 270 m, dan bermuara di Danau Galilea. Danau air tawar di daerah pedalaman ini berada 195 m di bawah permukaan laut dan dikelilingi oleh bukit-bukit kecil. Danau itu sendiri sekitar 21 km lebarnya dan 11 km panjangnya. Dari Danau Galilea itu Sungai Yordan mengalir ke selatan, berkelok-kelok menuju ke Laut Garam atau Laut Mati yang besar, sekitar 390 m di bawah permukaan laut bagian yang paling rendah di muka bumi!
     
    Dahulu kala daerah sekitar Danau Galilea berpenduduk sangat padat dan secara intensif dan ditanami dengan memakai irigasi. Lebih jauh lagi ke selatan, lembah sungai itu menyempit dan dipadati tumbuh-tumbuhan hingga berupa hutan, tempat tinggal binatang-binatang liar pada masa Perjanjian Lama (bd. Yeremia 49:19; 50:44; Zakharia 11:3). Sebagian besar wilayah ujung selatan dari lembah sungai ini tidak ada penduduknya, kecuali di tempat Sungai Yabok memasuki Yordan dan di Oasis yang diairi sumber-sumber di Yerikho. Bukit-bukit tanah liat yang licin dan berlumpur dan tumbuh-tumbuhan yang lebat yang berjajar sepanjang lembah Yordan membuatnya tetap merupakan perintang alam antara Palestina dan dataran tinggi Transyordan.

Laut Mati tidak mempunyai saluran keluar yang alami, dan airnya yang melimpah dengan mineral mengandung kadar garam sampai 30 persen. Tebing-tebing batu kapur yang berjajar sepanjang pantai barat Laut mati dipenuhi gua-gua yang dipergunakan sebagai tempat persembunyian untuk penyamun, pelarian politik, dan komunitas-komunitas berbagai sekte keagamaan. Di tempat inilah di antara gua-gua dengan pemandangan "yang kurang menyedapkan" ini ditemukan gulungan-gulungan naskah Laut Mati atau gulungan-gulungan naskah komunitas Qumran. Di sebelah selatan Laut Mati, lembah Araba membentang sejauh beratus-ratus km ke arah Teluk Kaba. Penduduk di pinggiran daerah padang gurun yang kering dan terpencil ini menambang endapan-endapan biji besi dan tembaga yang dijumpai di daerah bukit-bukit di perbatasan Araba, atau giat dalam perdagangan dengan kafilah-kafilah yang melintasi daerah itu.

Dataran Tinggi Transyordania

    Pada umumnya, dataran tinggi Tranyordania merupakan dataran luas yang menjulang dengan ketinggian sekitar 600-1800 m di atas permukaan laut antara Sungai Yordan dan daerah paling utara dari gurun Arabia. Daerah ini menghasilkan beberapa jenis mineral dan cocok untuk gaya hidup pertanian dan penggembalaan. Empat wadi utama atau anak sungai mengalir ke Sungai Yordan dari dataran tinggi ini, termasuk Yarmuk, Yabok, Arnon, dan Zered.
Dataran tinggi Transyordania ini dapat dibagi menjadi tiga dataran tinggi utama: dataran tinggi Gunung Seir di selatan (dari Teluk Elat sampai Sungai Zered), daerah Moab dan Gilead di Transyordania tengah (membentang dari Zered ke Sungai Yarmuk), dan dataran tinggi Basan di utara (memanjang dari Yarmuk sampai Dan). "Jalan raya raja" menyusur sepanjang dataran tinggi

Transyordan dan Bozra ke Damsyik.  Dataran tinggi Seir merupakan daerah yang paling tidak datar dari ketiga daerah tersebut, dengan puncak-puncak gunung yang menjulang tinggi sampai hampir 1800 m. Di sini orang Edom dan kemudian orang Nabeta membangun kota-kota mereka di antara tebing-tebing karang yang curam. Moab dan Gilead mempunyai tanah subur untuk bercocok tanam dan bidang tanah berumput yang luas untuk kawanan ternak. Sisa-sisa hutan lebat masih dapat dijumpai di Gilead. Dataran tinggi yang paling luas dan subur adalah daerah Basan. Di sini dataran tinggi itu terletak sekitar 900-1500 m di atas permukaan laut, yang mengizinkan curah hujan yang memadai untuk pertanian. Tanah gunung berapi subur dari dataran Basan menjadikannya padang-padang rumput yang terbaik di seluruh daerah Levantin di sebelah timur Laut Tengah  (bd. Mazmur 22:13; bdk Amos 4:1)
      Daerah Trans-yordania adalah daerah yang pertama-tama didiami oleh orang-orang Ibrani sebagai bagian dari penaklukkan Palestina sesudah peristiwa-peristiwa Keluaran dari Mesir (Yosua 13:24-31). Sepanjang sejarah PL daerah dataran tinggi ini sering kali merupakan ajaran pertempuran militer sewaku orang Ibrani, orang Aram, orang Asyur, orang Moab dan orang Amon semua berlomba-lomba untuk menguasai pusat- pusat perdagangan sepanjang jalan raya raja dan daerah subur di Gilea dan Basan, suatu komoditi yang sangat bernilai di lingkungan gurun pasir dan kering dari  bagian terbesar wilayah timur dekat!
     
Sumber :
Andrew Hill, dkk., SURVEI PERJANJIAN LAMA: Negeri Palestina, Yayasan Penerbit Gandum Mas, 1991, Halaman : 75-81
     
     
Sejarah  Palestina VS Israel

    Sejak dunia purba sebenarnya Filistin negeri cikal bakal penduduk Palestina ini  sudah bersahabat dengan Israel bahkan terkadang menjadi sahabat karib namun juga tidak jarang menjadi musuh bebuyutan! Sebenarnya tanah Orang-orang Filistinlah yang menduduki tanah Kanaan sejak semula sebelum maklumat dari Tuhan bahwa seluruh tanah Kanaan akan diberikan kepada bangsa pilihanNya! Abraham sendiri tinggal di negeri orang Filistin sebagai pendatang (Kej 21:32) Raja filistin mengagumi Abraham yang sangat diberkati Tuhan dan mengadakan perjanjian dengan Abraham dan keturunannya. Bahkan Raja Filistin menaruh hati kepada istri Ishak namun gagal karena tahu bahwa Ribkah adalah istri dari Ishak sendiri!
    Namun rakyat filistin inilah yang sering kali membuat huru hara denga keturunan Ishak sebab perkelahian tentang sumur sering kali terjadi dengan suku ini (Kej 26)! Nafsu perang memang sudah diketahui sejak awal sehingga pada waktu keluar dari perbudakan Mesir Tuhan sendiri tidak membawa bangsa Israel bertemu dengan Filistin ini sebab sudah pasti akan adad peperangan yang tidak dapat dihindarkan! Keluaran   13:17 mengatakan : “  Setelah Firaun membiarkan bangsa itu pergi, Allah tidak  menuntun mereka melalui jalan ke negeri orang Filistin,    walaupun jalan ini yang paling dekat; sebab firman Allah:  "Jangan-jangan bangsa itu menyesal, apabila mereka menghadapi  peperangan, sehingga mereka kembali ke Mesir."
    Nafsu perang sebenarnya telah menjadi milik negeri Filistin ini sehingga siapapun yang mendekatinya maka tidak luput dari peperangan. Terkadang Tuhan memakai orang Filistin ini untuk mendidik Israel ketika Israel melawan Tuhan! Hakim-hakim  13:1 mengatakan : “Orang Israel melakukan pula apa yang jahat di mata TUHAN; sebab   itu TUHAN menyerahkan mereka ke dalam tangan orang Filistin    empat puluh tahun lamanya.
    Memang sejak semula Tuhan melarang bangsa Israel untuk bersahabat dengan orang Filistin! Kisah yang paling terkenal adalah saat Simson mengambil orang Filistin menjadi istrinya, terjerat Delila dan hancur karirnya sehingga Simson menghancurkan orang Filistin dengan nyawanya! Inilah kisahnya dalam  Hakim-hakim 16:28- 30  menceritakan : “Berserulah Simson kepada TUHAN, katanya: "Ya Tuhan ALLAH,  ingatlah kiranya kepadaku dan buatlah aku kuat, sekali ini   saja, ya Allah, supaya dengan satu pembalasan juga kubalaskan   kedua mataku itu kepada orang Filistin." Kemudian Simson merangkul kedua tiang yang paling tengah,   penyangga rumah itu, lalu bertopang kepada tiang yang satu  dengan tangan kanannya dan kepada tiang yang lain dengan tangan    kirinya. Berkatalah Simson: "Biarlah kiranya aku mati bersama-sama orang   Filistin ini." Lalu membungkuklah ia sekuat-kuatnya, maka   rubuhlah rumah itu menimpa raja-raja kota itu dan seluruh orang  banyak yang ada di dalamnya. Yang mati dibunuhnya pada waktu  matinya itu lebih banyak dari pada yang dibunuhnya pada waktu   hidupnya.    Kisah yang tidak kalah serunya adalah tentara Filistin dengan Goliadnya dalam menyerang Israel namun Daud tampil sebagai pemenang ( 1 Sam 17)

Maklumat Tanah Perjanjian

    Allah sendiri yang memberikan seluruh tanah Perjanjian kepada Israel sekaligus memberikan batas-batasnya! Siapa yang menempati tanah itu harus diusir keluar dan tidak boleh tinggal bersama orang Israel sebab Tuhan sedang membuat generasi suatu bangsa dimana kekuatan, kasih dan anugerahNya akan dicurahkan!  Pemberian tanah perjanjian semula di perdengarkan kepada Abraham ketika Abraham mau mendengar suara Tuhan untuk meninggalkan negerinya dan pergi ke tempat yang di tunjuk oleh Tuhan ( Kej 12:1-3) Inilah Kebenaran dimana Tuhan memberikan tanah-tanah Kanaan termasuk yang didiami oleh Filistin!

Kejadian  15:18-21 menyatakan : “Pada hari itulah TUHAN mengadakan perjanjian dengan Abram serta    berfirman: "Kepada keturunanmulah Kuberikan negeri ini, mulai  dari sungai Mesir sampai ke sungai yang besar itu, sungai  Efrat: yakni tanah orang Keni, orang Kenas, orang Kadmon,Orang Het, orang Feris, orang Refaim,  orang Amori, orang Kanaan, orang Girgasi dan orang Yebus itu."

Kejadian  13:14-15 menyatakan : “Setelah Lot berpisah dari pada Abram, berfirmanlah TUHAN kepada   Abram: "Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau    berdiri itu ke timur dan barat, utara dan selatan,  sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu    dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya.

YOSUA  13:2-3       Inilah negeri yang tertinggal: segenap wilayah orang Filistin   dan seluruh negeri orang Gesur,  mulai dari sungai Sikhor di sebelah timur Mesir sampai ke   daerah Ekron ke arah utara -- semuanya itu terhitung tanah   orang Kanaan --; ada lima raja kota orang Filistin, yakni di  Gaza, di Asdod, di Askelon, di Gat dan di Ekron --; dan orang   Awi

HAKim-hakim  3:3       Yang tinggal ialah kelima raja kota orang filistin dan semua   orang kanaan, orang Sidon dan orang Hewi, yang mendiami  pegunungan Libanon, dari gunung Baal-Hermon sampai ke jalan   yang menuju ke Hamat.

KELUARAN  23:31     Aku akan menentukan batas daerahmu dari Laut Teberau sampai    Laut Filistin dan dari padang gurun sampai sungai Efrat, sebab   Aku akan menyerahkan penduduk negeri itu ke dalam tanganmu,  sehingga engkau menghalau mereka dari depanmu.




    Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah apakah Haknya Tuhan memberikan tanah-tanah yang memang sudah ditempati oleh bangsa-bangsa tersebut?  Yang Pasti Tuhan punya otoritas sendiri dan Ia yang memiliki langit dan bumi dan Ia berhak memberikan kepada siapa saja! Musa sendiri mengungkapkan bahwa Allah Israel yang memiliki langit dan bumi! Keluaran  9:29 menyatakan : “Dan berkatalah Musa kepadanya: "Sekeluar aku dari kota ini, aku    akan mengembangkan tanganku kepada TUHAN; guruh akan berhenti   dan hujan es tidak akan turun lagi, supaya engkau mengetahui,   bahwa bumi adalah milik TUHAN.
    Di tegaskan lagi bahwa : “Sesungguhnya, TUHAN, Allahmulah yang empunya langit, bahkan   langit yang mengatasi segala langit, dan bumi dengan segala   isinya ( ulang 10:14). Israel harus memegang Perjanjian yang Tuhan sudah berikan bahwa harus mempertahankan sampai titik darah penghabisan sebab bila Israel tidak mempertahankan tanah yang diberikan Tuhan maka Tuhan sendiri akan memberikan kutukNya! Dunia tidak perlu mengutuk Israel Tuhan Israel terlalu kuat! Disamping Ia mengubah kutuk menjadi berkat namun Ia juga berjanji mengutuki siapapun yang mengutuki Israel ( Kej 12:1-3 Aku akan  mengutukui siapapun yang mengutuki engkau).
    Menurut hemat saya kita boleh apapun dengan Israel kalau perlu penggalangan dana dan kesana ikut terlibat peperangan atau kita terus ikut mengirimkan rudal! Kalau demikian halnya maka itu konfrontasi langsung resiko langsung di tanggung, namun kalau kita hanya mengutuk malah justru resikonya jauh lebih besar dibanding ikut perperang sebab di dalam hukum Taurat tertulis siapapun yang mengutuk akan kena kutuk! Bisa dibayangkan apa yang terjadi di negeri yang sudah morat-marit ini masih tukang kutuk dan kena kutuk lagi! 
    Palestina oh Palestina negeri yang memang masih termasuk terbelakang, kehidupan rakyatnya yang masih morat-marit dengan pengangguran dan masih banyak penderitaan yang lain harus mengalami gempuran oleh ulah para pemimpin yang tidak bertanggung jawab! Coba saja biaya senjata 500 rudal yang dikirim ke Israel untuk makan dan infrasruktur maka Palestina akan maju dan berkembang, yang pasti Israel akan menjadi kucing manis dan tidak banyak bergerak diam dalam kandang bila tidak ada yang membuat gara-gara tapi coba bila ada yang bikin ulah maka kucing manis itu bukan hanya sekedar kucing garong melainkan harimau yang mengaum di padang belantara atau seperti orang jawa bilang  menjadi banteng ketaton (banteng terluka) dan mencari mangsa akan diseruduknya! Oh Palestina berapa lama lagi harus kau tanggung penderitaan… kita hanya bisa berdoa, Kiranya Allah menghukum Israel jika memang mereka bersalah dalam mempertahankan negerinya….  


(bersambung)





























 


 
Berikutnya >