Cetak E-mail
Ditulis Oleh Administrator   
Minggu, 02 Maret 2008
BENARKAH CIUMAN MEMENDEKKAN UMUR?



  Sekarang ini, rasanya sulit untuk memisahkan ’cinta kasih’ dengan ‘ciuman’. Ciuman, sudah dianggap sebagai bahasa dan seni bercinta oleh berbagai kalangan. Saat seseorang mengagumi bunga mawar, dia tak segan-segan menciumi bunga itu. Saat Romeo ingin menunjukkan rasa cintanya, dia tak sungkan mencium Juliet. Bahkan disinyalir, ciuman antara dua orang berlainan jenis, telah ada sejak 5000 tahun lalu.

    SETIDAKNYA, budaya ciuman tertuang dalam kitab-kitab kuno yang berisi seni bercinta dan cumbu rayu. Bangsa India membahasnya dalam ‘Kamasutra’. Orang Itali mewarisi seni cumbu rayu yang termaktub dalam kitab ’Decamerone’. Sedangkan seni berciuman ala Indonesia, dibahas dalam  ‘Asmaragama’.
    ‘Perkembangan’seni berciuman, ternyata lebih cepat dari perkembangan teknologi. Dimasa film hitam putih, ciuman dipopulerkan oleh aktor John rise dan aktris Mary Irvin. Sekarang, ciuman sudah menjadi bumbu wajib yang harus ada didalam film, sekalipun film perang dan epic sejarah. Aktor seperti Warren Beaty, Antonio Banderas, Brat Pitt, sampai Leonardo diCaprio, kini dikenal sebagai pencium nomor wahid. Ciuman, memang sudah menjadi budaya yang tidak bisa dipisahkan dari peradaban.
    Akan tetapi, tahukah anda bahwa ciuman bisa berbahaya bagi kesehatan? Terbayangkah oleh anda bahwa kontak bibir itu bisa menimbulkan radang hati, keracunan, sakit leher, sakit kulit bibir dan aneka penyakit lainnya?
    Mungkin anda tidak sadar, bahwa lipstick yang dipakai wanita bisa membahayakan kesehatan. Sebenarnya, masalah ini sudah lama menarik perhatian para pakar sosiologi, psikologi, biologi, bahkan pakar sejarah. Malah ada salah satu perusahaan kosmetik yang tertarik untuk mempelajari perihal berciuman ini. Tujuan awalnya,memang untuk meningkatkan pangsa pasar.Jika sapuan lipstick bisa membangkitkan gairah seseorang, bukankah hal ini patut dikomersilkan? Demikian alasan pakar kecantikan.
     Dalam hal ini ciuman bisa dikategorikan sebagai pemuas hasrat atau nafsu. Namun angggapan itu mungkin saja salah. Menurut oliver Herfford, ciuman merupakan ungkapan sebagai pengganti kata-kata, dimana kata-kata itu sendiri agak menyulitkan atau berbelit-belit. Menurut Sigmun Freud, ciuman sebagai tanda pelepas reaksi rasa tegang seksual.

BAHAYA CIUMAN

    Yang paling menarik perhatian dan paling banyak ditulis oleh para ahli jiwa ialah ciuman dengan lidah. Secara terperinciditerangkan tentang peranan penting dari dua pasang bibir dan dua lidah dalam berciuman. Bagian mana yang memainkan peranan utama tergantung pada selera seseorang.Namun yang lebih menarik perhatian para pakar bukan kenikmatan dari sebuah ciuman tersebut tetapi, reaksi yang ditimbulkan olehkedua insan yang berciuman.
    Para pakar menyebutkan bibir mempunyai kepekaan tujuh kali lebih besar dibanding kulit tubuh. Lidah juga memiliki kepekaan empat kali lipat dari bibir. Oleh karena itu, ketika melakukan ciuman dengan lidah, tubuh akan bereaksi secara total. Tekanan darah bertambah cepat, jantung berdetak cepat dan nafas turun naik. Sebaliknya daya kerja dari indera pandengaran, penciuman dan penglihatan akan menurun separuh.
    Reaksi biologi yang ditimbulkan dari ciuman lidah nampaknya menarik perhatian para dokter. Dikatakan dibalik kenikmatan dalanm gelora nafsu erotis, ciuman lidah dapat memendekkan umur tiga menit. Boleh percaya atau tidak, yang jelas para pakar telah mencurahkan perhatian untuk menelitinya dan mengkaji seperti yang pernah dilakukan di Universitas Baltimore, Amerika Serikat.
    Penelitian dimulai dengan menyuruh sepasang muda-mudi berciuman dengan mesra. Kemudian diperiksa denyut nadi mereka,ketika sedang berciuman.Ternyata, denyut nadi mereka semakin cepat, sekitar 150 kali setiap menit, atau dua kali lipat dari denyut nadi normal. Pada waktu yang sama, jantung memompa darah lebih banyak dari biasanya. Selain itu, pada saat ciuman telah terjadi perpindahan 9 miligram air 0,7 miligram zat putih telur , 0.18 miligram zat organik, 0,711 milligram lemak 0,45 miligram garam mineral serta sekitar 250 jenis bakteri yang masuk kedalam  mulut masing-masing.
    Hasil penelitian tersebut,menunjukkan bahwa ciuman beresiko menularkan kuman penyakit. Menurut para pakar yang meneliti penyakit yang akan terjangkit antara lain; radang hati, keracunan, sakit leher, sakit kulit bibir, alergi yang disebabkan oleh kosmetik yang dipakai wanita. Akibat lain yang mungkin muncul adalah produksi glukosa yang berlebihan sehingga menyebabkan timbulnya penyakit diabetes atau kencing manis. Ini berarti jika kita sering melakukan ciuman, besar kemungkinan umur kita akan bertambah pendek.Tapi jika anda tidak bisa menahan keinginan untuk berciuman,s ebaiknya anda berhati-hati. Perhatikanlah jenis ciuman yang anda berikan atau terima.  
 
BERBAGAI JENIS CIUMAN

    Sesungguhnya, ciuman memiliki arti dan makna yang  berbeda-beda bagi setiap insan, tergantung pada siapa kita melakukannya dan untuk siapa kita melakukan nya. Selain itu,cara dan seni dalam melakukannya juga turut menentukan makna dari sebuah ciuman tersebut.Menurut Sigmun Freud,selama pengalamannya dalam mengamati ciuman ada 12 cara atau seni. Apakah jenis ciuman itu biasa atau mengandung unsur erotis.Contohnya seorang ayah atau ibu yang memberikan ciuman kepada buah hatinya. Sudah tentu ciuman tersebut akan berbeda dengan ciuman yang dilakukan pasangan yang sedang dimabuk cinta.
    Ciuman seorang ibu atau ayah bermakna kasih sayang dan cinta ataupun ungkapan restu kepada anaknya. Pengungkapan rasa cinta dan kasih sayang melalui ciuman akan mempengaruhi perkembangan jiwa dan watak si anak. Seorang anak yang selalu merasa disayang oleh orang tuanya akan berbeda dengan anak yang kurang perhatian atau kasih sayang dari orang tua. Kemudian, perempuan yang memberikan ciuman kepada teman wanitanya ketika sedang merayakan ulang tahun menandakan keakraban atau simpati, kecuali ciuman sesama wanita lesbian. Selain itu jaga ada jenis ciuman orang politik yang biasa dilakukan oleh pakar politik. Dikalangan bangsa arab, kaum lelaki memberikan ciuman kepada kawannya adalah sebagai rasa persahabatan.
    Cara memberikan ciuman juga bermacam-macam.Orang tua mencium kening, dahi, pipi atau bibir anaknya. Sewaktu ibu atau ayah mendekatkan pipi atau saling menggesekkan hidung. Tentu cara ini tidak sama dengan remaja yang sedang dilanda asmara. Ciuman yang mereka lakukan lebih condong kearah unsur erotis yang memiliki makna tersendiri.

    Pertama, kekasih yang mencium sambil menggigit ujung hidung pasangan berarti bahwa si kekasih ingin menguasai pasangannya secara menyeluruh.

    Kedua,ciuman yang membelai pipi menyalurkan bisikan hati.”Aku ingin memilikimu sayang.”

 Ketiga,ciuman dileher  sambil menghembuskan nafas ketelinga pasangannya, merupakan variasi yang menjurus pada keinginan seksual yang lebih jauh lagi.

   Keempat,ciuman yang menghirup pasangannya, bukan saja bermakna kesungguhan cinta, tetapi juga menginginkan pasangannya dapat dimiliki.

    Kelima,ciuman basah pada seluruh wajah dan tubuh pasangan.Ciuman ini lebih sering dilakukan oleh pasangan yang selalu ingin romantis. Namun anda harus waspada bila kekasih atau pasangan memberikan ciuman yang kilat tanpa disertai dengan kemesraan. Menurut para peneliti ini memberi suatu tanda bahwa orang yang anda cintai itu sekedar having fun (mendapatkan kesenangan) atau sudah pudar rasa cintanya.( di ambil dari  MAJALAH VARIASI Edisi8/Tahun1 Mei 2004 Hal 72)    
 
 
waspadalh.....waspadalah.... waspadalah.....       


Pemutakhiran Terakhir ( Senin, 09 Juni 2008 )
 
Berikutnya >