| Yesus Dewa Matahari |
|
|
| Ditulis Oleh Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th | |
| Jumat, 28 Desember 2007 | |
|
Yesus Dewa Matahari
![]() Kisah Natal yang kontroversi masih menyisakan perdebatan yang tidak memuaskan! Yang satu terlalu underestimate yang lain apriory bahkan arogansi diri yang membumbung sampai ke langit telah membunuh nurani toleransi beragama di negeri ini! Bagaimana tidak demikian? Banyak orang tidak ingin belajar dari agama yang lain melainkan hanya ingin mencerca memaksakan kehendak dan masih sederetan pemerkosaan kebenaran terhadap kepercayaan yang lain. Kontroversi kelahiranNya berawal dari tanggal dirayakannya bulan desember seiring hari perayaan dewa matahari, anggap saja ya? Bukankah Yesus dewanya dewa matahari? Dia Pencipta Matahari, Dia adalah TuhanNya matahari artinya yang berkuasa atas matahari bukan? Yesus hadir ingin membenahi manusia tidak boleh menyembah ciptaan itu musrik " kata orang, dan Alkitab jelas menyatakan bahwa manusia tidak boleh menyembah kepada patung dewa apapun yang bentuknya adalah ciptaan (Kel 20:1-2). Dari pihak Allah penyembahan kepada ciptaan itu merupakan sebuah kekejian namun itu tidak bisa di hindari bisa dilakukan manusia sebab manusia memiliki kehendak bebas. Kehendak bebas inilah yang memiliki kemungkinan menolak Allah yang benar dan mencari perkara sia-sia sebab Lucifer yang sudah hidup di sorga yang memiliki kecenderungan menyembah dirinya sendiri dan bukan Allah. Yesus sendiri mengatakan bahwa : "Ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!" (Luk 4:8) Tendensi manusia terus fluktuatif sebab manusia haus akan sebuah pengagungan terhadap yang lebih tinggi dari dirinya, maka mereka mencari-cari yang di atasnya dan bukan saja matahari, tapi juga termasuk bintang-bintang di langit. Ulangan 17:3-5 mengatakan …dan yang pergi beribadah kepada allah lain dan sujud menyembah kepadanya, atau kepada matahari atau bulan atau segenap tentara langit, hal yang telah Kularang itu; dan apabila hal itu diberitahukan atau terdengar kepadamu, maka engkau harus memeriksanya baik-baik. Jikalau ternyata benar dan sudah pasti, bahwa kekejian itu dilakukan di antara orang Israel, maka engkau harus membawa laki-laki atau perempuan yang telah melakukan perbuatan jahat itu keluar ke pintu gerbang, kemudian laki-laki atau perempuan itu harus kau lempari dengan batu sampai mati. Larangan penyembahan kepada Matahari, bulan dan bintang merupakan larangan yang serius yang mengakibatkan hilangnya nyawa yang melakukannya. Sekalipun demikian apakah Tuhan tidak memakai perumpaan matahari bulan dan bintang? Tidak sama sekali! Malah jusru bulan yang sering kali dipakai petunjuk kehidupan (horoskop) dipakai Tuhan sebagai petunjuk orang majus dalam menemukan dirinya! Matius 2:9 mengatakan : “Setelah mendengar kata-kata raja itu, berangkatlah mereka. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu berada.Tuhan bisa memakai apapun ciptaanNya untuk kepentinganNya bukan untuk disembah dan diagungkan sebab matahari bulan dan bintang adalah ciptaan Allah! Ulangan 4:19 menyatakan: “ dan juga supaya jangan engkau mengarahkan matamu ke langit, sehingga apabila engkau melihat matahari, bulan dan bintang, segenap tentara langit, engkau disesatkan untuk sujud menyembah dan beribadah kepada sekaliannya itu, yang justru diberikan TUHAN, Allahmu, kepada segala bangsa di seluruh kolong langit sebagai bagian mereka,…. Selanjutnya Yesaya 40:26 mengatakan : “Arahkanlah matamu ke langit dan lihatlah: siapa yang menciptakan semua bintang itu dan menyuruh segenap tentara mereka keluar, sambil memanggil nama mereka sekaliannya? Satupun tiada yang tak hadir, oleh sebab Ia maha kuasa dan maha kuat. Penyembahan kepada assesori langit ini juga disertai pernak-perniknya dengan tumbuh-tumbahan dengan aneka variasinya. Yermia 10:2 Beginilah firman TUHAN: "Janganlah biasakan dirimu dengan tingkah langkah bangsa-bangsa, janganlah gentar terhadap tanda-tanda di langit, sekalipun bangsa-bangsa gentar terhadapnya. Sebab yang disegani bangsa-bangsa adalah kesia-siaan. Bukankah berhala itu pohon kayu yang ditebang orang dari hutan, yang dikerjakan dengan pahat oleh tangan tukang kayu? Orang memperindahnya dengan emas dan perak; orang memperkuatnya dengan paku dan palu, supaya jangan goyang. Berhala itu sama seperti orang-orangan di kebun mentimun, tidak dapat berbicara; orang harus mengangkatnya, sebab tidak dapat melangkah. Janganlah takut kepadanya, sebab berhala itu tidak dapat berbuat jahat, dan berbuat baikpun tidak dapat." Hanya orang yang goblok saja menyamakan perintah-perintah di dunia kafir ini dengan pohon natal, kalau tidak tahu kebenaran jangan sok-sok-an mengerti, menyambung-nyambungkan hal yang tidak tersambung! Anggap saja benar ya… terus apa untungnya? Apakah para pendakwa agama paling benar yang turun dari sorga? Sorga mana ada agama? Tuhan saja tidak beragama? Siapa yang tahu Tuhan punya agama? Emange udah mewancarinya? Masak menyamakan Tuhan dengan agamanya? Tahu nggak? Tuhan tidak butuh agama Ia butuh orang benar? Dan semua orang tidak ada yang benar termasuk orang kristen (Rom 3:23;6:23) Ia mencari orang yang dibenarkan! Siapa yang dibenarkan? Mereka yang dibenarkan adalah mereka yang telah menerima darah pengampunan dosa(Rom 3:24)! Salah satu ciri utama orang yang tidak benar adalah selalu menista orang lain dengan kebenarannya dan membandingkan bahwa kebenaran orang lain salah total dan fatal! Lalu? Kebenaranmu benar? Ingat kebenaran yang bukan dari Allah adalah berasal dari manusia! 1 Yohanes 3:10 mengatakan : “ Inilah tandanya anak-anak Allah dan anak-anak Iblis; setiap orang yang tidak berbuat kebenaran, tidak berasal dari Allah, demikian juga barangsiapa yang tidak mengasihi saudaranya. Selanjutnya Yohanes mengatakan : Kami berasal dari Allah: barangsiapa mengenal Allah, ia mendengarkan kami; barangsiapa tidak berasal dari Allah, ia tidak mendengarkan kami. Itulah tandanya Roh kebenaran dan roh yang menyesatkan. ( 1 Yoh 4:6) Semua benda yang ada di muka bumi ini bisa dipakai oleh setan untuk penyembahan kepada iblis namun semula tidaklah seperti itu sebab Allah menciptakan segala sesuatunya untuk memancarkan kemuliaanNya tetapi iblis telah merebutnya dan membisikkan kepada manusia untuk masuk wilayah iblis dengan peralatan yang diciptakan oleh Allah. Anggap saja Allah suka bau-bau kemenyan untuk wewangian sehingga Israel harus mempersembahkan persembahan kemenyan. Keluaran 30:34 menyatakan, Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Ambillah wangi-wangian, yakni getah damar, kulit lokan dan getah rasamala, wangi-wangian itu serta kemenyan yang tulen, masing-masing sama banyaknya. Orang majus datang di kandang domba di mana Yesus di lahirkan juga membawa kemenyan (Mat 2:11). Namun Iblis membelokkan dengan dirinya sehingga para dukun selalu menggunakan kemenyan!
Yesus dewa matahari
Orang percaya bisa saja memakai apapun yang diciptakan Allah untuk kemuliaanNya termasuk matahari bulan dan bintang! Mzmur 148:3 mengatakan : “Pujilah Dia, hai matahari dan bulan, pujilah Dia, hai segala bintang terang! Ketika manusia melihat ciptaanNya maka pengagungan itu harus muncul! Matahari bulan dan bintang harus memuji Tuhan dan bukan di puji! Orang percaya dilarang keras menyembah ciptaan Kisah Rasul 17:29 memberitahukan : “Karena kita berasal dari keturunan Allah, kita tidak boleh berpikir, bahwa keadaan ilahi sama seperti emas atau perak atau batu, ciptaan kesenian dan keahlian manusia. Focus orang percaya hanya kepada Pencipta bukan ciptaan, Mazmur 84:12 mengatakan : “Sebab TUHAN Allah adalah matahari dan perisai; kasih dan kemuliaan Ia berikan; Ia tidak menahan kebaikan dari orang yang hidup tidak bercela. Orang Kristen yang normal ketika memperingati hari natal maka tidak akan pernah satupun mengingat dewa matahari apapun juga alasannya sekalipun ada penanggalan penyembahan dewa matahari di tanggal 25 Desember…
sekalipun tahu maka ia akan tetap focus kepada Yesus sebagai Dewanya matahari Matahari bukan Alkitab jelas mengatakan , Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kataNya: "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup." (Yoh 8:12).Yesus mengklaim dirinya adalah terang, dalam bahasa latinnya aura sementara bahasa sansekertanya adalah dewa, jadi Yesus dewanya matahari! Artinya cahanya dari matahari! Kehadiran Yesus memberitahukan bahwa terang yang menyinari dunia ini sebenarnya bukan matahari tetapi dirinya sendiri, Selama Aku di dalam dunia, Akulah terang dunia." ( Yoh 9:5) tentu saja ini tidak di maksud meniadakan matahari sebegai penerang tetapi tidak ada artinya matahari bila orang terus berjalan dalam kegelapan sebab Yesus mengatakan dengan jelas, Kata Yesus kepada mereka: "Hanya sedikit waktu lagi terang ada di antara kamu. Selama terang itu ada padamu, percayalah kepadanya, supaya kegelapan jangan menguasai kamu, barangsiapa berjalan dalam kegelapan, ia tidak tahu ke mana ia pergi. (Yoh 12 : 35)
Lihat saja waktu Yesus mati di atas salib maka matahari langsung tidak berani menampakkan cahayanya sebab sinarnya telah redup! Lukas 23:44-46 mengatakan : “Ketika itu hari sudah kira-kira jam dua belas, lalu kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga, sebab matahari tidak bersinar. Dan tabir Bait Suci terbelah dua. Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: "Ya Bapa, ke dalam tanganMu Kuserahkan nyawaKu.: Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawaNya. Apakah ada rekayasa manusia ketika matahari gelap gulita saat Yesus menjelang kematianNya diatas salib? Kalau ada orang mengatakan itu rekayasa maka sebuah kebodohan tingkat tinggi telah menyelimuti orang tersebut! Mengapa matahari gelap saat Yesus mati? Matharipun ikut berdukacita karena terang yang sebenarnya telah redup bahkan mati! Hal tersebut belum seberapa di banding bila Yesus datang di muka bumi ini, cahaya matahari tidak ada bandingnya dengan kemuliaan yang Yesus miliki sehingga dimata dunia matahari akan gelap gulita sebab dewanya datang artinya sinar yang sesunggunya telah datang, …. Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari Tuhan, hari yang besar dan mulia itu( Kis 2:20). Nabi Yesaya tahu pasti bahwa matahari bukan tandingannya dibandingkan dengan kemuliaan Tuhan Yesus sendiri sebab kehadiranNya sudah dinubuatkannya, …bagimu matahari tidak lagi menjadi penerang pada siang hari dan cahaya bulan tidak lagi memberi terang pada malam hari, tetapi TUHAN akan menjadi perang abadi bagimu dan Allahmu akan menjadi keagunganmu (Yes 60:19)! Di dalam kemuliaan sorga setiap anak Tuhan baru tahu bahwa tidak dibutuhkan matahari sebab Yesus sebagai Tuhan matahari yang berarti Tuhan yang menguasai Matahari sudah ada disana sehingga terang (dewa) yang sesungguhnya telah berdiam disana dan matahari tidak dipakai lagi! Dan malam tidak akan ada lagi disana, dan mereka tidak memerlukan cahaya lampu dan cahaya matahari, sebab Tuhan Allah akan menerangi mereka, dan mereka akan memerintah sebagai raja sampai selama lamanya. (Wah 22:5) |
|
| Pemutakhiran Terakhir ( Sabtu, 29 Desember 2007 ) |
| Berikutnya > |
|---|