Cetak E-mail
Ditulis Oleh Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th   
Kamis, 04 Desember 2008

Berubah atau Punah

 

Ia yang duduk diatas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku   menjadikan segala sesuatu baru!" Dan firmanNya: "Tuliskanlah,   karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar." (Wahy 21:5)


Natal jatuh bulan Desember adalah sesuatu yang up to date sebab ucapan selamat hari Natal pasti jodohnya dan tahun baru bukan selamat hari natal nyambungnya yang lain. Tahun baru yang juga sebuah era baru bisa terjadi selalu disertai oleh kehadiran Kristus yang disebut sebagai pembaruan berskala Internasional! Tahun baru usai bulan desember adalah penanggal dunia yang diakui semua bangsa sehingga orang harus sadar bahwa Kristus Yesus bukan saja lahir dua ribu tahun yang silam melainkan setiap  akhir tahun dunia harus mengakui kembali kehadiranNya mereformasi dunia dengan segala isinya!

Dengan kata lain orang yang berjumpa dengan Yesus adalah orang yang berhak atas pembaruan tersebut! Sejak awal ketika orang percaya Yesus maka ia telah lahir baru ( Yoh 3) dan ia menjadi ciptaan yang baru ( 2 kor 5:17) bahkan lebih dari hal tersebut Yesus sendiri akan hadir memberikan hati yang baru.  Yehezkiel  36:26 mengatakan : “Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras  dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.

Namun harus diakui tidak semua orang mau diperbaruhi, banyak yang masih berkutat dalam dosa daripada doa, Alkohol daripada Alkitab akhirnya mereka tidak mau diubahkan menjadi baru. Perubahan adalah sebuah kebutuhan mau berubah atau punah! Dunia yang penuh kekacauan ini membutuhkan figure pemimpin yang mampu memperbaruhi setiap lini kehidupan! Yesus terlalu sanggup melakukannya! Ia akan mengubah kehidupan ini bukan dari luar terlebih dahulu melainkan dari dalam sebab jika di dalamnya sudah berubah maka di luarnya secara otomatis akan ada kehidpan yang baru!

Masalah orang saat ini bukan dari luar melainkan dari dalam jadi dengan kata lain masalahnya tidak terletak pada masalah melainkan masalahnya terletak di dalam diri orang yang bermasalah sehingga Ia tidak tahu bagaimana menyelesaikan masalahnya! Masalah menjadi sangat bermasalah bila orang tersebut bermasalah dengan Yesus sendiri! Yesus hadir untuk menyelesaikan persoalan dan beban. Ia berdiri dan berkata :  Marilah kepadaKu, semua orang yang letih lesu dan berbeban  berat,  Aku akan memberi kelegaan kepadamu.Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah padaKu, karena Aku   lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat    ketenangan ( Matius 11:28-29)!  

Terkadang sumpeknya masalah dan persoalan tidak bisa membuat seseorang maju dan berubah menjadi baru, ia selalu mau feetback ke masa lalu, memikirkan dan tenggelam di dalam kehidupan yang lama! Orang yang selalu menggendong masalahnya adalah orang yang tidak mau diperbaruhi. Mengapa demikian? Sebab hampir semua perasaan dan pikiran serta hatinya tersedot hampir 80 persen terhadap masalahnya sehingga Tuhan jauh daripadanya! Padahal Ia akan member kesegaran yakni sebuah keadaan yang fress baik dalam hati maupun jiwa! Mungkin masalah belum selesai, atau persoalan tetap menghadang tetapi pola piker dan perasaannya sudah berbeda sebab Tuhan sudah memberikan kelegaan!

                Orang yang letih tidak mungkin bisa melaju dalam kecepatan yang maksimal! Anggap saja mobil kuno dengan spedo meter yang sudah ratusan ribu bila tidak dirawat maka mobil tersebut sudah aus sehingga tidak bisa melaju dengan maksimal. Sebenarnya kata letih lesu dan berbeban berat adalah terjemahan dari  satu kata kopiaō dibaca   kop-ee-ah'-o  dapat diartikan sebagai seorang pekerja keras dan sangat kelelahan! Mungkin keadaan orang ini sudah sangat lemah sebab tulang-tulangnya tidak lagi sanggup berdiri, pikirannya capek sepanjang hari  diperas dan tenaganya tidak lagi tersisa!

                KehadiranNya memberikan kelegaan yakni sebuah pembaruan yang diartikan dari kata  anapauō dibaca dengan ucapan  an-ap-ow'-o  diartikan sebuah diberi istirahat! Lihat saja setiap jalan tol  yang panjang biasanya ada rest area, sesudah penat membawa mobil  maka ia istirahat  dan kembali bisa melaju! Yesaya   40:31 mengatakan  :   tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat   kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang    dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi   lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

                Siapapun yang diperbaruhi oleh Yesus maka harus memikul kuk yang diartikan dari kata zugos dibaca   dzoo-gos'  diartikan sebuah join, balance ini berarti bahwa orang yang sudah diperbaruhi oleh Yesus masuk dalam sebuah area dengan pribadi Kristus sendiri! Kata Yoke atau kuk dalam bahwa sansekertanya adalah Yoga yang berarti bermeditasi dengan Tuhan! Artinya konsen untuk menyatu dengan Tuhan Yesus  sendiri! Kelahiran Yesus Kristus disebut juga Imanuel artinya Allah menyertai kita. Arti lain dari Imanuel adalah Manunggal Allah menyatu dengan manusia! Maka Ia hadir ditengah-tengah umatNya!

                Yohanes sendiri mengatakan  : “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan   kita telah melihat kemuliaanNya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepadaNya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan  kebenaran ( Yoh 1:14) Mengapa Allah harus menjadi manusia? Ia ingin hadir dengan cara manusia sebab yang ditolong adalah manusia! Allah ingin memperbaruhi manusia dengan cara Allah yang paling dekat bisa dimengerti manusia! Allah menjadi manusia saja banyak orang tidak mengerti dan menolaknya apalagi jika Ia memakai cara Allah? Bagaikan anak kecil Taman Kanak-Kanak diberi pelajaran kelas professor yang berakhir dengan ketidak pengertian!

                Untuk memperbaruhi pola piker anak-anak menjadi dewasa dan pintar harus dipakai alat peraga dan cara anak-anak supaya mereka bertumbuh. Demikian juga ketika Allah menjadi manusia Ia ingin menggunakan  Cara Allah yang dasyat namun sesederhana mungkin supaya manusia dapat memahaminya namun terserah siapapun yang mau diubah menjadi manusia baru tidak ada cara lain mereka harus menerima Yesus Kristus yang lahir di palungan dua ribu yang silam dan kembali eksis dalam dunia sekarang dengan pembaruan-pembaruan dari pola piker ( roma 12:1-2) sampai dalam setiap lini kehidupan. Mau berubah atau punah? Tinggal pilih!

 

Pemutakhiran Terakhir ( Kamis, 04 Desember 2008 )
 
< Sebelumnya   Berikutnya >