|
PANITIA HARI KIAMAT
Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th
Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoam (1 Petr 4:7)
Durasi eksisnya dunia ini sudah hampir habis species manusia yang mendiami bumi ini berada dalam tahapan hampir punah oleh ulahnya sendiri. Sehebat apapun orang akan ngeri, stress, depresi dan sebagian mati ketakutan akan apa yang menimpa bumi ini. Yesus sendiri mengingatkan, … orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang (Luk 21:26). Yesus pribadi yang ahli akan apa yang terjadi di masa depan sudah memprediksi berbagai goncangan baik di langit maupun di bumi ini. Pribadi ini tidak pernah salah dalam satu detik perkataan, apa yang di ucapkan pasti terjadi sehingga mau tidak mau orang percaya sebagai Panitia hari kiamat yakni kedatanganNya terlebih dahulu diberi informasi akan apa yang terjadi!
Keadaan bumi ini tidaklah menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi manusia sebab goncangan demi goncangan akan segera menimpa bumi ini. Selain banjir, senjata nuklir, polusi lingkungan, memburuknya iklim, dan lain sebagainya, menurut laporan majalah Discovery, AS, para ilmuwan juga memperhitungkan puluhan jenis bencana alam atau ulah manusia yang bisa mengakibatkan manusia mendekati kepunahan. sekarang, setiap saat orang-orang menyebarkan informasi tentang kepunahan spesies, sehingga kita mulai menyadari bahwa ini bukan sebuah fenomena perputaran alam yang baik! Para ilmuwan telah memperkirakan, bahwa rasio kepunahan spesies organisme sekarang adalah 1.000 kali lipatnya zaman fosil, menurut statistik bahwa di atas bumi secara aktual terdapat 99% spesies berada di ujung kepunahan.
Tuhan hanya ingin mengingatkan bahwa Dia masih dan tetap pegang kendali dunia ini, sekali Ia menggerakkan kelingking maka bumi ini akan hancur! Peringatan ini harus menjadikan semua orang percaya sadar saatnya kita mencari Tuhan dan segala kemuliaanNya! Kepastian Kedatangan Tuhan hampir diprediksi semakin dekat! Sekalipun tanggal bulan dan tahunnya tidak bisa disodorkan tetapi fenomena kedatangannya semakin dekat. Ibarat orang hamil sudah dekat persalinannya, entah pembukaan ke berapa yang pasti air ketuban sudah mulai keluar dan pertanda cabang bayi akan segera keluar!
Tuhan memang hadir dalam fenomena alam, itu terjadi sejak dulu. Yesaya 29:6 mengatakan : “engkau akan melihat kedatangan TUHAN semesta alam dalam guntur, gempa dan suara hebat, dalam puting beliung dan badai dan dalam nyala api yang memakan habis. Jadi dengan kata lain fenomena alam ini akan menghantarkan kehadiran Tuhan. Ini belum termasuk tanda-tanda dilangit yang lebih komplek lagi! Lukas 21:11 mengatakan: … dan akan terjadi gempa bumi yang dahsyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat darilangit.
Laporan Dr.R.L. Hymers, Jr. tentang akhir jaman yang diterjemahkan oleh Dr. Eddy Peter Purwanto menerangkan para ilmuwan menemukan lubang dalam es yang sangat besar di Kutub Utara yang besarnya seluas negara Maine. Majalah Time telah melaporkan berita tersebut, "The Big Meltdown" (cairan es yang sangat besar). Sebagaimana temperatur yang muncul di Kutub Utara akan menyebar sedikit demi sedikit ke seluruh planet ini." (Time magazine, September 4, 2000, hal. 52-56). Artikel ini menuliskan, "Bahkan sebagian cairan dapat merusak iklim belahan bumi bagian utara."
Banyak ilmuwan takut bahwa kita mungkin masuk ke dalam zaman es baru. Dalam artikel Time, Dr. Richard Alley, seorang ahli geofisika di Penn State University, berbicara tentang "Rusaknya temperatur lebih besar dari pada perubahan yang disebabkan oleh ulah manusia yang tercatat dalam sejarah." Akankah ini merupakan akhir dari kehidupan manusia? Dr. Alley berkata, "Bukan, tetapi ini akan menjadi saat-saat yang sangat menyedihkan bagi manusia. Sangat menyedihkan." Seorang ilmuwan seperti Dr. Alley saja dipenuhi ketakutan "karena melihat hal-hal yang akan terjadi atas dunia ini di masa mendatang." (Lukas 21:26).
Ketika engkau melihat es yang mencair di Kutub Utara dan mungkin zaman es, yang mana para ilmuwan sekarang berkata bahwa itu dapat datang secara tiba-tiba dalam waktu 25 - 50 tahun yang akan datang - ini sangatlah menakutkan. Ketika anda tahu bahwa epidemik AIDS sedang menghancurkan Afrika, dan tidak diketahui kapan itu berakhir - ini sangatlah mengerikan. Ketika anda melihat munculnya penyakit TBC (tuberculosis) yang sulit disembuhkan dan berbagai penyakit "mengerikan" lainnya - bukankah ini sangat menakutkan.
Belum lagi di tambah dengan penyakit flu burung, flu babi yang mengerikan dan makan korban diseluruh negara! Penyakit chikungunya yang terus bergerak bagaikan virus siap membantai siapa saja! Venomena ala mini tidak dapat dianggap remeh,lewat begitu saja bagaikan variasi hidup! Yang benar bahwa Tuhan member sinyal bahwa kedatanganNya diawali oleh berbagai goncangan yang ada! Jadi harus diakui bahwa Tuhan sedang mengundang orang percaya untuk sadar bahwa kesudahan segala sesuatu sudah dekat! Percaya tidak percaya bahwa Tuhan Yesus akan segera datang!
Memang gempa di Jakarta sekitarnya tidak makan korban kecuali di pusatnya. Gempa dengan skala yang sama 7.3 skala richter terjadi di Kobe Jepang dalam dua belas detik menewaskan 6.434 orang mati seketika (tanggal 17 Januari 1995) belum lagi ditanggal 13 Mei 2008 baru lagu goncangan yang mengerikan yakni bukan kesamping kanan kiri tetapi naik turun, dimana tanah ambles atau turun kebawah membuat orang di kubur hidup-hidup dengan skala 7.9 richer,China kehabisan penduduk 40 ribu.
Dengan mudah Tuhan mengijinkan semua bisa terjadi mengingatkan bahwa bumi ini sudah tua. Layaknya orang tua yang sering batuk-batuk maka goncangan demi goncangan akan terus terus. Goncangan terhebat akan terjadi pada akhir jaman, ..Maka memancarlah kilat dan menderulah bunyi guruh, dan terjadilah gempa bumi yang dahsyat seperti belum pernah terjadi sejak manusia ada diatas bumi. Begitu hebatnya gempa bumi itu. Lalu terbelahlah kota besar itu menjadi tiga bagian dan runtuhlah kota-kota bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Maka teringatlah Allah akan Babel yang besar itu untuk memberikan kepadanya cawan yang penuh dengan anggur kegeraman murkaNya. Dan semua pulau hilang lenyap, dan tidak ditemukan lagi gunung-gunung. (Wah 16:18-20). Inilah sumber yang diberitakan oleh http://www.kaskus.us/showthread.php?p=53436578 mengisahkan tentang punahnya manusia!
Fenomena galaksi yang sedang meluncur menghantam bumi ini bukan cerita untuk menakuti-nakuti saja melainkan sebuah kenyataan yang harus diantisipasi. Pada 1908 silam, sebuah meteorit komet setinggi kurang lebih 200 kaki (± 60 m) pernah melintasi lapisan atmosfer, dan mengenai kawasan, Siberia, akibatnya terjadi ledakan di kawasan tersebut.
Menurut perhitungan astronom bahwa peristiwa sejenis akan terjadi setiap 100-300 tahun. Peristiwa ini, seandainya terjadi di samudera atau daerah yang jarang penduduknya, yang mana meskipun rasio kemungkinan manusia terhindar dari bencana ini sedikit lebih besar, namun ilmuwan mengatakan: terhadap planet besar, tidaklah penting di mana posisi yang diterjang mereka
Jika meteorit selebar ½ mil (± 800 m) menabrak bumi (± setiap 250 ribu tahun) meski tidak sampai menyebabkan kepunahan seluruh umat manusia, namun cukup memusnahkan pembangunan peradaban umat manusia sekarang. Sebuah meteorit selebar 5 mil menabrak bumi dapat menimbulkan gempa, tsunami, letusan gunung berapi, dan mengakibatkan kepunahan yang lebih dahsyat, sama seperti akhir jaman dinosaurus. Pada 1994 silam, ilmuwan berhasil mengamati seluruh proses tabrakan Comet Shoemaker-Levy 9 dengan Jupiter, ini menjelaskan bahwa planet menabrak bumi bukan tidak mungkin, juga bukan peristiwa mengerikan yang baru akan terjadi ratusan tahun kemudian.
Selama beberapa tahun terakhir ini, matahari sudah memasuki perubahan periodik medan magnetik yang terjadi setiap 10-11 tahun. Dalam masa demikian, partikel dan pancaran kemungkinan akan menerpa ke bumi dengan kecepatan 1juta km/jam. Dan ancamannya terhadap bumi, adalah suatu hal yang tak dapat diperhitungkan para ilmuwan.
Pada April 2001 silam, sebagaimana yang diperkirakan ilmuwan, telah terjadi ledakan bintik matahari yang dahsyat di permukaannya, dan ini merupakan salah satu ledakan terbesar yang tercatat selama ini, untungnya solar Flare (letusan gas matahari) tidak mengarah ke bumi Karena itu sebagian besar energi yang dilepaskan letusan protuberan tidak akan sampai menerjang bumi. Letusan protuberan atau gas matahari disebabkan ledakan tiba-tiba dari energy magnetic Letusan ini dapat menambah kecepatan gerak partikel matahari hingga mendekati kecepatan cahaya dalam beberapa detik, sekaligus membuat suhu di permukaan matahari naik hingga jutaan derajat.
Laporan akan gempa di matahari itu akan menghantam bumi di tahun 2012 semakin santer saja di internet, perhitungannya, menurut Deputi Bidang Sains Pengkajian dan Informasi Kedirgantaraan, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Bambang S Tedjasukmana, fenomena yang dapat diprakirakan kemunculannya pada sekitar tahun 2011-2012 adalah badai Matahari. Prediksi ini berdasarkan pemantauan pusat pemantau cuaca antariksa di beberapa negara sejak tahun 1960-an dan di Indonesia oleh Lapan sejak tahun 1975.
Dijelaskan, Sri Kaloka, Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa Lapan, badai Matahari terjadi ketika muncul flare dan Coronal Mass Ejection (CME). Flare adalah ledakan besar di atmosfer Matahari yang dayanya setara dengan 66 juta kali ledakan bom atom Hiroshima. Adapun CME merupakan ledakan sangat besar yang menyebabkan lontaran partikel berkecepatan 400 kilometer per detik.
Gangguan cuaca Matahari ini dapat memengaruhi kondisi muatan antariksa hingga memengaruhi magnet Bumi, selanjutnya berdampak pada sistem kelistrikan, transportasi yang mengandalkan satelit navigasi global positioning system (GPS) dan sistem komunikasi yang menggunakan satelit komunikasi dan gelombang frekuensi tinggi (HF), serta dapat membahayakan kehidupan atau kesehatan manusia. ”Karena gangguan magnet Bumi, pengguna alat pacu jantung dapat mengalami gangguan yang berarti, ujar Sri (www.indospiritual.com)
Setiap orang percaya diberi kesempatan untuk menyelamatkan setiap jiwa sebab Tuhan akan segera mempersingkat waktu yang ada, Yesus memperingatkan …Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan waktu itu akan dipersingkat.(Mat 24:22). Untuk itulah Petrus mengatakan kita harus dapat menguasai diri. Penguasaan diri adalah bagian dari buah-buah roh (Gal 5:22,23). Ibarat barang belanjaan buah penguasaan diri adalah keranjang dimana semua barang-barang yang sudah dibeli ada di dalamnya bila keranjang itu bocor maka semua akan hilang. Bayangkan saja orang punya kasih, sukacita dll, tapi tidak dapat menguasai amarahnya, ia gampang memukul dan membuat orang mati, maka ia masuk penjara sehingga buah-buah lainnya seolah-olah hilang begitu saja!
Paulus mengingatkan bahwa orang yang menguasai diri maka akan bertumbuh dalam iman yang semakin mantap Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing (Rom 12:3). Kebenaran ini mengingatkan bila kita menguasai diri kita dalam tataran iman yang kita miliki maka kita tidak akan mudah goncang akan apa yang terjadi sebab Alkitab sudah menyatakannya terlebih dahulu.
Sebagai Panitia kedatanganNya kita tidak boleh mudah panic, sebab ketika kita panic maka kita tidak dapat berkomunikasi dengan Allah melalui doa. Orang yang memiliki ketenangan dalam jiwa sehingga mampu mengarahkan hati dan pikiran kepada Tuhan walau ditengah berbagai goncangan yang ada! Daniel seorang yang dekat dengan Tuhan, ia pribadi yang diberi tahu secara rinci tentang akhir jaman ini, mengingatkan kelak ketika semua badai dan bencana serta gempa itu datang maka orang percaya akan tampil bersinar, dan orang-ornag bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk selama-lamanya ( Dan 12:3). Selanjutnya Daniel memperingatkan akan sikap kita yang harus semakin serius dan konsentrasi penuh melakukan hal terbaik. Banyak orang akan disucikan dan dimurnikan dan diuji, tetapi orang-orang fasik akan berlaku fasik; tidak seorangpun dariorang fasik itu akan memahaminya, tetapi orang-orang bijaksana akan memahaminya (Dan 12:10). Yohanes dalam penglihatannya menjelang semua berakhir ia juga memperingatkan , barang siapa yang yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuatjahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!.( Wah 22:11)
|