|
|
| Ditulis Oleh Administrator | |
| Minggu, 10 Mei 2009 | |
|
OCCULTISME
Occultisme terdiri dari dua kata, yaitu "Occul" yang berarti gelap dan "Isme" berarti faham atau ajaran. Occultisme adalah ajaran atau faham mengenai kuasa-kuasa kegelapan dan hal-hal kegelapan. Kuasa kegelapan berasal dari iblis atau setan. Setan yang dapat menipu dan membutakan mata manudis terhadap hal-hal yang terang. Karena itu, iblis dapat menjelma seperti malaikat terang ( 2 Kor. 11:14), ia dapat memutar-balikkan firman Allah sehingga manusia tergiur terhadap bujukannya. Di sinilah orang sering tertipu dengan istilah ilmu hitam adalah jahat dan ilmu putih itu yang baik. Padahal, kedua ilmu tersebut adalah kuasa kegelapan. Ilmu putih memakai ayat-ayat firman Tuhan untuk menolong orang yang sedang diliputi kesusahan, ketakutan dan kena guna-guna. Orang ingin mempertahankan bahwa ilmu itu baik, pada hal ini hanyalah permainan iblis atau setan untuk menglabuhi orang. Mengapa orang ingin memakai atau belajar kuasa kegelapan? Ada beberapa alasan, sbb: a. Kurang rasa aman, b. Takut disaingi oleh orang lain, c. Ingin cepat kaya, d. Ingin awet muda dan tetap kelihatan cantik atau tampan, e. Ingin cepat dapat jodoh, dsb.
Masalah Iblis, kita harus bersumber dari Alkitab kita, sebab ada banyak pandangan dan pengajaran tentang Iblis yang beragam, dan banyak yang tidak sesuai dengan apa yang tersurat di Alkitab kita. Kita akan mempelajarinya perbedaan-perbedaan yang sangat menyolok.
1. Iblis dianggap tidak ada, golongan ini tidak percaya pada dunia roh, termasuk tidak percaya adanya Tuhan, Sorga, neraka, malaikat, dan sejenisnya, dalam hal ini golongan ateis. 2. Iblis dianggap hanyalah pengaruh jahat, jadi bukan oknum atau kelompok roh yang aktif. 3. Iblis dianggap memiliki 'dunia' yang berbeda dengan manusia, hewan dan tumbuhan. Dengan demikian tidak ada kaitannya dengan kehidupan manusia, tidak bisa berhubungan, tidak bisa saling memasuki, tidak ada urusan dengan manusia. 4. Bersikap masabodoh terhadap iblis, membiarkan kalau ada iblis disekitarnya, bersikap tidak saling menggangu. 5. Bersikap menghormati iblis, dengan minta ijin dan memberi sesajen, pada saat memasuki rumah yang akan ditempati, secara berkala teratur pada hari tertentu memberi sesajen, membakar kemenyan, menaruh bunga di gelas. 6. Menganggap iblis juga sebagai pelindung dan penolongnya, dalam hal ini adanya orang minta jasa paranormal, minta pengobatan (-alternatif), minta diramal nasibnya, percaya pada jimat, tumbal, hu, mantera dan sejenisnya! 7. Beriman, beribadah, berbakti kepada iblis. Dalam hal ini yang bersangkutan tuhannya memang iblis, banyak jenisnya: langsung terang-terangan menyembah setan, menganggap iblis juga ilah yang harus disembah, penyerahan diri atau anggota keluarga kepada iblis, atau dewa, atau roh-roh tertentu, termasuk golongan ini!! 8. Menjadi hamba/alat iblis, golongan terlihat dalam profesi sebagai dukun, paranormal, suhu (yang memakai ilmu magis) 9. Menempatkan iblis sebagai musuh/lawan, karena Tuhan bertentangan dengan iblis, maka sebagai orang beriman, kepada Tuhan, tidak memberi tempat kepada iblis sedikitpun. Kita termasuk golongan ini.
a) Ramalan! § Ada ramalah yang bukan merupakan hasil dari occultisme yakni ramalan dari Tuhan orang menyebutnya sebagai nubuatan.
§
Ramalan yang dilakukan dengan menggunakan ilmu
pengetahuan. b) Ada ramalan yang termasuk occultisem jenisnya : § Cartomancy - meramal dengan menggunakan kartu dimana setiap kartu mempunyai arti.
§
Palmistry / guamia - meramal dengan menggunakan
garis tangan. § Rod / pendulum - meramal dengan bandul / pendulum. Jangan saudara mau didiagnose oleh ‘terkun' (dokter-dukun) seperti ini. Ini jelas termasuk occultisme! § Mirror mantic / crystal gazing - meramal dengan menggunakan cermin / bola kristal. Jangan pikir bahwa ini hanya dongeng belaka; hal seperti ini betul-betul ada!
§
Jailangkung. § Permainan cucing / Ouija Board. Cucing dan Ouija Board sebetulnya sama saja, yaitu adanya papan dengan huruf-huruf dan angka-angka, dan sebuah benda yang nantinya bisa bergerak sendiri dan menunjuk pada angka-angka / huruf-huruf itu untuk membentuk kalimat yang merupakan jawaban dari ‘roh' itu. Bedanya adalah: pada permainan cucing benda itu adalah sebuah cucing yang ditelungkupkan, sedangkan pada Ouija Board benda itu adalah sebuah segitiga tipis. § Astrology / horoscope. Awas, ini beda dengan astronomy / ilmu perbintangan, yang bukan termasuk occultisme. setan bisa ikut campur dalam peramalan sehingga menjadi betul dan lalu dipercaya. (Yes 47:13-14)
2.
Golongan Occultisme tertentu yang sering dianggap sebagai sesuatu bakat /
kekuatan yang ada di dalam diri manusia itu sendiri, dan hanya perlu dilatih.
Ini juga sering dikatakan sebagai hal yang bersifat ilmiah. Tetapi ingat bahwa segala sesuatu yang gaib /
supranatural hanya mempunyai 2 kemungkinan: dari Tuhan atau dari setan. § Hipnotis. ini sering kali digunakan lam sulap yang betul-betul merupakan kecepaan tangan bukan occltisme! Tapi pesulap yang menggunakan hipnotis termasuk occultisme
§ counseling. § telepati (juga digunakan dalam sulap) § Tenaga dalam / tenaga dasar / tenaga murni, dsb. Jangan percaya pada propaganda dari grup-grup tenaga dalam seperti Kalimasada, Merpati Putih, Satria Nusantara, Kateda, Enesty, dsb 3. Golongan Occultisme yang digunakan untuk menyehatkan diri sendiri atau bahkan menyembuhkan orang lain seperti : § Yoga. § Tai Chi / Wai Tang kung
§ Lain-lain
seperti: blood pact (= perjanjian yang ditulis dengan darah, dimana orangnya
menulis menggunakan darahnya sendiri disecarik kertas, yang menyatakan
penyerahan diri kepada setan), susuk, aji-aji, guna-guna, pesogen, santet,
gendam, tuyul, ilmu kebal, dukun (white magic), jaran kepang, macam-macam
pertunjukan di Bali, dll.
Kehidupan Orang percaya
Dalam Mat 4:8-9 setan menawarkan ‘sesuatu' kepada Yesus asal Yesus mau menyembah dia. Dalam sepanjang jaman hal yang sama dilakukan setan terhadap manusia. Ia menawarkan ‘sesuatu' kepada manusia yang mau menyembah / mengikut dia. Sesuatu ini bisa diterjemahan dengan banyak hal seperti ‘sesuatu' itu bisa bermacam-macam seperti, kekayaan, cewek/cowok, jabatan, kesehatan, kemampuan tertentu seperti bisa meramal! Dalam menyembah kuasa kegelapan ini bisa sengaja dan tidak sengaja baik secara alami maupun secara supranatural! Orang percaya harus menjauhkan diri dari kehidupan orang fasik supaya tidak terkontaminasi ! karena Pemazmur berkata: "Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fisik, yang berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh" (Maz.1:1). Orang fisik adalah orang yang tahu kebenaran firman Tuhan, tetapi ia tidak melakukan firman itu dalam kehidupannya, melainkan ia melakukan hal-hal yang bertentangan dengan kehendak Allah atau firman Tuhan. Orang berdosa adalah orang yang menentang Allah, atau dengan kata lain, orang yang menolak Allah. Orang pencemooh adalah yang mengejek orang benar. Orang percaya tidak boleh pergi dan meminta nasihat, pertolongan melalui orang-orang tersebut. Jika kita meminta pertolongan atau nasihat kepada orang-orang tersebut, maka kita sedang menuju jalan yang tidak dikehendaki Allah. Kita sedang dibelai dan dibujuk rayu oleh iblis, sehingga kita jatuh dalam pelukannya yang akan membawa pada ketidakpastian dalam hidup. Dan kita hidup dalam kutuk, putus hubungan dengan TUHAN. Bukankah kebahagian yang dicari oleh manusia? Ya, benar! Tetapi kebahagian itu bukan diperoleh begitu cepat. Kebahagian itu merupakan suatu proses dalam kehidupan manusia atau orang percaya. Kebahagian itu bukan diperoleh dengan kuasa di luar kuasa Allah, melainkan di dalam Tuhan Yesus Kristus, Yaitu dengan membaca dan melakukan firman-Nya (Maz 1:2). Bagaimana sikap kita terhadap occultisme? Ada beberapa hal sbb: a) Kita harus menyadari bahwa occultisme itu ada dan harus diwaspadai dalam hidup kita. Iblis juga memiliki kuasa untuk mempengaruhi manusia. Sehingga kita jangan sekali-kali mau mencobanya. b) Kuasa Iblis sudah dikalahkan oleh Tuhan Yesus melalui karya penebusan-Nya, sehingga orang percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat pribadinya, dia akan menjadi anak-anak Allah (Yoh. 1:12; Jol.1:13), bukan lagi sebagai anak-anak iblis (Yoh. 8:44). c) Kita harus melawan kuasa kegelapan itu, karena kita telah diberikan kuasa!
Kalau saudara mempraktekkan occultisme, ataupun sekedar dipakai sebagai medium dalam praktek occultisme (misalnya: diramal / dihipnotis), maka sekalipun saudara mendapat ‘sesuatu', tetapi akan ada akibatnya:
Dalam Kis 19:19-20 terlihat bahwa setelah jemaat membuang occultisme maka Firman Tuhan menjadi makin tersebar! Jadi jelas bahwa adanya jemaat yang mempraktekkan occultisme menyebabkan tertahannya berkat Tuhan. Ini juga menjelaskan mengapa dalam Kis 16:16-18 Paulus menengking setan dari diri orang yang mengikutinya sambil mempropagandakan pelayanan Paulus. Orang itu kelihatannya tidak berbuat salah; ia bahkan kelihatannya ‘membantu' Paulus. Tetapi Paulus tahu bahwa kalau ia bekerja sama dengan setan, Tuhan tidak akan memberkati pelayanannya dan karena itu ia bukannya berterima kasih kepada orang itu / setannya tetapi ia menengking setannya. Amin
Shalom (Disadur dari berbagai sumber) |
| Berikutnya > |
|---|