Print 

SEKUAT AKAR

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

Kekuatan Kekristenan tidak tampak yang lahiriah melainkan fondasinya yang digambarkan sebagai akar. Kekritenan yang dangkal gampang terkontaminasi dengan kehidupan duniawi sementara mereka yang memiliki deposit spirit tidak akan pernah terdegradasi dengan berbagai panca roba kehidupan. Essensi Kekristenan sendiri terletak dari dalam yakni kehidupan yang semakin dalam bersama Kristus, Hubungan inilah yang dalam bahasa Ibrani disebut Yada yakni hubungan intim artinya mengenal. Pengenalan akan Allah sejati menghasilkan karakter yang seperti Kristus. Kristus Yesus layak menjadi junjungan dan penghormatan karena tidak terlihat satu cela sedikitpun dalam emosi, hawa nafsu dan perkataan. Maka untuk itulah orang percaya harus berakar lebih dalam di dalam diriNya

 

Bagikan postingan..

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn