Facebook

Twitter

Google Plus

YouTube

Translate  

   

Login Form  

   

Pelayanan Kami  

Pelayanan kami bergerak di Area Apostolik, Propetic, Shekinah gloria Manifestasi pelayanan Kristus kami tampilkan bukan sekedar wacana melainkan realita dengan kasih yang menguasai hati kami.

Pdm. Hiruniko Ruben, M.Th (Pengajaran dan Theologia)
Pdm. Matius M. Simorangkir, M.Th (Penggembalaan)
Ev, victor Hutagalung,S.Th   (Penginjilan)
082213725878

 

 

 

Senior Pastor :                         

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th, M.Pdk
0817 677 1900 / 081315309418
 
Pelayanan yang penuh kasih kami persembahkan untuk kemuliaan Tuhan saja!
 
   

Photos Gallery  

   

Statistik  

Hari Ini395
Kemarin576
Minggu Ini1534
Bulan Ini7970
Total Pengunjung619189

IP Kamu 54.234.0.2 Wednesday, 17 January 2018

Guests : 29 guests online Members : No members online
   

GBI Holy Spirit  

Setiap Hari Minggu
Jam 10.00 WIB
(MULAI JANUARI 2018)
 
Hotel SANTIKA KELAPA GADING
 MAHAKA SQUARE BLOK HF 3 JL KELAPA NIAS RT 06 RW 06 KELAPA GADING BARAT
JAKARTA UTARA - DKI JAKARTA 
Gembala Sidang :
Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th
Hubungi :
Email : tbsarono@gmail.com
PIN BB : 57FBC4AB
Twitter : @timbsarono
FB : Timotius Bakti Sarono
Instagram timotiusbaktisarono
 
 
 
   

Donasi  

 
 
INVESTASI KERAJAAN ALLAH
 
 
BCA. NOMOR REKENING :
0013075007
HOLY SPIRIT MINISTRY

...orang benar memberi tanpa batas (Amsal 21:26)

Hasil gambar untuk bri

023001045727503

TIMOTIUS BAKTI SARONO

 
   

Chating  

   

FB Timotius Bakti Sarono  

   

TARING KEMATIAN

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 

 

Ulangan  30:19 Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu,

Banyak orang menganggap dirinya dewa-dewa yang berkeliaran di bumi seolah-olah tidak akan pernah mati. Padahal setiap detik yang terbentang di depan mata, kematian mengintip bagaikan taring singa yang siap mencabik-cabik menghantarkannya ke alam kekekalan atau kebinasaan. Masalah utama ketidaksadaran seseorang terletak bagaimana ia memiliki pola hidup yang arogan seolah-olah tidak butuh Tuhan dan hal yang paling mengerikan bahwa ia seorang yang menolak keselamatan yang dikerjakan oleh Kristus Yesus di atas Kayu salib.

Mau ngomong apa singa yang mengaum-ngaum itu akan menjadi kucing yang manis bila seseorang mempercayai Kristus sebagai Tuhan dan juru selamat pribadinya karena hanya Dialah Isa Almasih Putra Maria yang mampu  mengubah ratapan itu menjadi tari-tarian. Dengan kata lain bahwa kematian bukanlah sebuah momok yang menakutkan melainkan panggilan untuk memasuki kemuliaan Bapa di Sorga. Kematian bukan lagi sebuah musibah melainkan anugerah untuk memperoleh kebahagiaan (Wah 14:13) dan keuntungan abadi (Fil 1:21).

Tulisan ini tidak dimaksud untuk kita focus kepada kematian nanti melainkan untuk kita bisa focus terhadap kehidupan "di jaman now" untuk selalu berusaha  on the track  dalam kebenaran dan sikap hidup yang selalu on air di hadiratNya sambil menjaga tetap on fire dalam menyenangkan Sang Empunya Sorga. Jika hal tersebut terjadi selama kita hidup maka hasilnya akan menjadikan diri ini humble bukan malah over confidence yang selalu  underistimate  terhadap orang lain. Kita menyadari bahwa siapapun kita, sekaya apapun dan sehebat apapun setiap orang akan berada di titik yang sama yakni menghadapi taring kematian.

Perbedaan yang begitu jelas dan sangat mencolok bagi yang sudah hidup dalam kebenaran Kristus Yesus dan mereka yang masih ada di luar sana. Bagi mereka yang menolak keselamatan bila tiba saatnya ajal menjemput, analoginya singa dengan taring tajam akan menerkamnya dengan mencabik-cabik dan melumatnya sehingga hari-hari akhirnya, akan terasa kesakitan yang luar biasa, dukacita yang mendalam disertai dengan ratapan dan memang ini ciri-ciri orang yang memasuki kebinasaan dengan ratap dan kertak gigi (Mat 8:12). Sebaliknya bagi mereka yang telah mendapatkan tiket sorga selama di bumi maka bukanlah kematian istilahnya melainkan berpulang ke rumah Bapa di sorga, bukan juga turut berduka cita melainkan selamat jalan saudaraku sampai bertemu kembali di Jalan Raya Sorga kekal RT Kelimpahan RW keberakatan  nomor sukacita Daera Super Istimewa Kemuliaan Bapa code Pos 316

Kehidupan dibalik kematian tidaklah bisa kita rangkai nanti disana melainkan disini sekarang. Yang terikat sekarang akan terikat nanti disana (Mat 18:18). Ayat ini berbicara tentang otoritas Petrus yang diberi wewenang akan kunci sorga. Selain hal tersebut ayat ini berbicara tentang peraturan dan tata tertib tentan seseorang yang terikat artinya dikucilkan dan diperkenankan kembali masuk lagi artinya dilepaskan dari pengucilannya untuk mengikuti acara-acara ibadah Yahudi dengan kata lain bahwa wewenang sorga sudah diberikan selama kita di bumi ketika seseorang mempercayai Yesus Kristus sebagai Juru selamat dan hidup sesuai dengan kebenaran yang ada maka dirinya berhak memperoleh sorga. Mengapa demikian karena ia telah mengikatkan dirinya dengan Kristus Yesus dan menjadikan dirinya mempelai Sorgawi (Rom 7:2) dimanapun juga seorang istri akan tinggal bersama suaminya. Jika Kristus adalah mempelai sorgawi bagi gerejanya maka sudah dipastikan pertemuan tersebut merupakan pesta perkawinan yang indah dalam kekekalan (Wahyu 19:7). Untuk menyambut keindahan kekekalan sorgawi maka sebaiknya kita merenung.

Pertama adakah kita sudah memiliki kepastian sorga ? Banyak orang Kristen akan terjerembab dalam kebinasaan kekal bila menganggap agama Kristen menyelamatkan bahkan mereka yang menganggap pendetanya sakti mandraguna dan menaruh imannya kepada pendetanya akan terjungkal dalam kekekalan dan menukik tajam dalam kebinasaan. Apalagi mereka yang terbiasa menghafal ayat-ayat dengan mulutnya dan hatinya yang menjauh daripada Tuhan (Yes 29:13) maka di depan umum akan dipermalukan oleh Kristus Yesus sendiri dan diidentikan sebagai pelaku kejahatan, padahal di bumi orang memandangnya bak malaikat yang melakukan demontrasi mujizat  (Mat 7:21-23).  Tidak ada agama yang mampu menghantarkan seseorang ke sorga karena agama adalah sebuah lembaga benda mati yang bisa dihapus siapapun juga. Sorga bukan juga dapat diraih dengan usaha manusia amal dan kebajikan karena masalah sorga yang rohani harus diselesaikan secara rohani yakni hanya dengan iman di dalam Kristus Yesus (Efe 2:8). Soal kebajikan dan ibadah merupakan manifestasi ungkapan rasa syukur dan sekaligus bekal dalam kekekalan sekaligus baju yang kita kenakan nanti. Wahyu  19:8 mengatakan : “ Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" [Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.]

Hal ke dua Kemuliaan Sorga harus sudah tercermin dalam kehidupan orang percaya! Jika orang percaya sudah dibenarkan oleh darah Kristus maka ia harus berusaha semaksimal mungkin dengan pimpinan Roh Kudus untuk hidup benar (Rom 5:1). Jika orang percaya telah memperoleh damai dan sukacita maka secara otomatis hidupnya akan mengalami damai dan sukacita. Mereka tidak harus berduka dikala beban menerpa dan menjauhkan diri dari permusuhan amarah dan dendam. Tidak mungkin orang yang hidup kacau di bumi ini dengan pola hidup jahat, amarah, dendam dan kecewa dan kemudian masuk sorga. Dapat dipastikan sorga akan kacau bila dimasuki oleh dosa.

Ketiga hal yang utama adalah menjaga hubungan pribadi dengan yang Empunya Sorga yakni pribadi Kristus sendiri. Kita harus sadar bahwa bila kita tidak akrab dengan dirinya maka kita tidak akan betah tinggal disana sebab bukan durasi pendek kita akan hidup bersamaNya melainkan kekekalan abadi. Bila kita tidak bisa berdampingan disini maka kita tidak akan mampu berdampingan disana. Untuk itu setiap saat kita harus berjalan bersamanya. Amos  3:3 mengatakan : “Berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka belum berjanji?” hal ini penting jika kita tidak pernah berjalan bersamanya selama di bumi maka kita tidak akan pernah bisa berjalan bersamanya dalam kekekalan Sorga. Amin This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bagikan postingan..

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn
   
FacebookTwitterGoogle BookmarksPinterest
   
Copyright © 2013 Holy Spirit Ministry. Jl. Gading Griya Lestari F III No.9 Jakarta Utara
Telp. 08176771900 / 0816706262, 085310205759, 081319997803, 02170363030, 08129497950, 082111120109
Designed by DwimShop.com All Rights Reserved.