Facebook

Twitter

Google Plus

YouTube

Translate  

   

Login Form  

   

Photos Gallery  

   

Statistik  

Hari Ini1041
Kemarin1217
Minggu Ini1041
Bulan Ini17784
Total Pengunjung1060165

IP Kamu 54.226.102.115 Monday, 17 June 2019

Guests : 7 guests online Members : No members online
   

GBI Holy Spirit  

Setiap Hari Minggu
Jam 16.00 WIB
(MULAI APRIL 2019)
 
RUKO PASAR MANDIRI LANTAI 2BENGKEL MOBIL NEW MAJU JAYA
 BLOK M4C NO 32C-32D SEBELUM APATERMEN THE SUMMIT
KELAPA GADING - JAKARTA UTARA - DKI JAKARTA 
Gembala Sidang :
Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th
Hubungi :
Email : tbsarono@gmail.com
PIN BB : 57FBC4AB
Twitter : @timbsarono
FB : Timotius Bakti Sarono
Instagram timotiusbaktisarono
 
 
 
   

Donasi  

 
 
 
BCA. NOMOR REKENING :
0013075007
HOLY SPIRIT MINISTRY

...orang benar memberi tanpa batas (Amsal 21:26)

 

 
   

Chating  

   

FB Timotius Bakti Sarono  

   

Mimpi dan Penglihatan

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 

 

Allah menggunakan banyak cara untuk berbicara kepada umatnya salah satunya melalui mimpi atau penglihatan. Kehendak dan rencanaNya diwakilkan oleh para nabi dan orang-orang yang dipilih untuk menyampaikan pesanNya.  Lalu berfirmanlah Ia: "Dengarlah firman-Ku ini. Jika di antara kamu ada seorang nabi, maka Aku, TUHAN menyatakandiri-Ku kepadanya dalam penglihatan,Aku berbicara dengan dia dalam mimpi (bilangan 12:6).  Program bible Hub memberikan ulasan beberapa  komentator[1] Ellicott's Commentary for English Readersmengomentari ayat ini sebagai berikut : Cara Tuhan bisa dikenal melalui nabiNya dan berbicara kepadanya secara langsung. Tuhan menyatakan kehendaknya melalui orang lain.Benson mengomentari ayat tersebut sebagai berikut : ….Dalam suatu penglihatan - Bagi sebagian orang, kehendak ilahi dikomunikasikan oleh kesan kuat pada imajinasi mereka ketika mereka bangun, tetapi dalam suatu ekstasi, seperti dalam kasus Abraham, Kejadian 15: 1; Yakub, Kejadian 46: 2; dan Daniel 8: 1-15. Sekarang kita tidak pernah membaca bahwa Musa begitu terpesona pada visi kenabian. Dia selalu terjaga dan cukup menguasai dirinya ketika berbicara dengan Tuhan, atau menerima komunikasi darinya. Dalam mimpi - Untuk yang lain Tuhan mengungkapkan pikirannya dengan representasi figuratif, penuh teka-teki, ditunjukkan kepada mereka dalam tidur mereka; sebagai tangga yang diwakili Yakub dalam mimpi (Kejadian 28:12).

Gill's Exposition of the Entire Biblemenjelaskan ayat tersebut sebagai berikut : “ Dan dia berkata, dengarkan sekarang kata-kataku, .... Targum[2] Yonatan berbunyi, "Aku memohon kepadamu"; dan Jarchi berkata, partikel ini selalu menandakan; tapi itu tidak begitu menyenangkan dengan bahasa Makhluk Ilahi: jika ada seorang nabi di antara kamu; bukan sebagai membuat keraguan akan hal itu, melainkan membiarkan hal itu ada, dan bahwa ada yang lain selain Musa, seperti juga mereka sendiri, Harun dan Miriam, dan tujuh puluh penatua, dan mungkin yang lain; atau setidaknya sudah ada, dan akan ada lagi, seperti yang terjadi di kemudian hari:

Aku, Tuhan, akan memberitahukan diriku kepadanya; yaitu, nyatakan pikiran dan keinginan saya tentang hal-hal yang ada sekarang, atau hal-hal yang akan datang: dalam suatu visi; ketika bangun, baik siang atau malam hari, mewakili benda-benda ke pemandangan tubuh; sebagai batang pohon badam, dan periuk mendidih, untuk Yeremia, Yeremia 1:11; visi kereta, Yehezkiel 23:24, dan tulang kering, Yehezkiel 37: 1, untuk Yehezkiel, dan seperti yang ditunjukkan kepada Amos, Amos 7: 1, atau ke pikiran pada malam hari, seolah-olah benar-benar diperhatikan oleh indera. ; seperti penglihatan orang yang menunggang kuda merah, Zakharia 1: 8, dan empat tanduk, Zakharia 1:18, dan empat tukang kayu, Zakharia 1:20, dengan beberapa orang lain ditunjukkan kepada Zakharia: dan akan berbicara kepadanya dalam mimpi; seperti yang dia lakukan pada Yakub, Kejadian 31:11, dan seperti yang dia lakukan setelah itu kepada Daniel, Daniel 7: 1, dan banyak lainnya.


Di akhir zaman ini Allah sendiri berkata melalui mimpi dan penglihatan. Lukas mencatat : “akan terjadi pada hari-hari terakhir --demikianlah firman Allah--bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat,dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi. Juga ke atas hamba-hamba-Ku laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itudan mereka akan bernubuat (Kis Ras 2:17-18).

Dalam tafsirannya Brink mengatakan bahwa Petrus memikat hati para pendengarnya yang sedang mendengarkan dengan sungguh-sungguh . Orang-orang Yahudi yang beriman hidup dalam suasana perkataan para nabi. Disini Petrus mengutip bagian dari nabi Yoel. .. Petrus menyimpulkan zaman Akhir yakni kedatangan Mesias. Bahwa seluruh masa itu akan ditandai oleh pekerjaan Roh Allah yang kuat dan nyata. Roh Allah akan dicurahkan itu menunjukkan kelimpahan pekerjaan Roh Allah dan juga tidak adanya batas mengenai bangsa dan jenis manusia yang di dalam hatinya Roh Allah akan bekerja. Tidak saja para nabi dan iman akan menerima bagian pada karunia-karunia Roh Allah tetapi Roh allah akan dicurahkan kepada semua bangsa[3].

            Clairvoyance (baca: klair-vo-yeans) atau Clairvoyant atau dalam bahasa Indonesia “Kewaskitaan”, berasal dari bahasa Perancis clair yang berarti “jelas”, dan voyance yang berarti “penglihatan”, adalah kemampuan untuk mendapatkan informasi seperti sebuah penampakan atau pengelihatan tentang sesuatu secara langsung, baik dalam jarak dekat atau pun sangat jauh. Orang yang memiliki kemampuan seperti ini dapat mempersepsikan hal-hal atau kejadian, baik dimasa lalu, sedang terjadi, atau di masa depan, yang dilakukan diluar kontak sensorik normal. Beberapa peneliti memberikan anonim untuk clairvoyance ini sebagai Persepsi Ekstra-Indrawi (extra-sensory perception / ESP) atau indra ke enam (sixth sense) atau kekuatan psikis (psychic power) atau parasychology[4].

            Alkitab mencatat orang-orang yang ahli akan Clairvoyance. Yusuf sejak mudanya telah melihat masa depannya melalui mimpi, tampak kita sedang di ladang mengikat berkas-berkas gandum, lalu bangkitlah berkasku dan tegak berdiri; kemudian datanglah berkas-berkas kamu sekalian mengelilingi dan sujud menyembah kepada berkasku itu." Lalu saudara-saudaranya berkata kepadanya: "Apakah engkau ingin menjadi raja atas kami? Apakah engkau ingin berkuasa atas kami?" Jadi makin bencilah mereka kepadanya karena mimpinya dan karena perkataannya itu. Lalu ia memimpikan pula mimpi yang lain, yang diceritakannya kepada saudara-saudaranya. Katanya: "Aku bermimpi pula: Tampak matahari, bulan dan sebelas bintang sujud menyembah kepadaku." (Kejadian 37:7-9). Charles Swindol mengatakan dalam tafsirannya, Yakub memberikan respond yang pasip. Ia memperhatikan apa yang Yusuf katakana dan bahkan mengetahui maksudnya tetapi kelihatannya ia mengabaikan hal itu. Saya tidak yakain bahwa ia memperhatikan kecemburuan putra-putranya yang lain, seandainya ia memperhatikan ia tidak mengurusinya. Ia berlalu sambil hanya berkata : “ Yah, memang begitu adanya[5].

            Kepekaan Daniel akan suara Tuhan mampu menafsirkan Raja-raja pada generasinya, dari Nebukadnezar yang memimpikan kalender Raja-raja yang akan berkuasa di dunia sampai akhir zaman. Ketika semua ahli nujum para cerdik cendikia  tidak mampu menafsirkan mimpi raja yang memang disembunyikan oleh Raja sendiri maka Daniel tampil dengan doa bersama Sadrak, Mesak, Abednego. Tuhan menyingkapkan dalam mimpi dan penglihatan, akan rahasiaitu disingkapkan kepada Daniel dalam suatu penglihatanmalam. Lalu Daniel memuji Allah semesta langitBerkatalah Daniel: "Terpujilah nama Allah dari selama-lamanyasampai selama-lamanya, sebab dari pada Dialah hikmat dan kekuatan!Dia mengubah saat dan waktu, Dia memecatrajadan mengangkat raja, Dia memberi hikmat kepada orang bijaksana dan pengetahuan kepada orang yang berpengertian;Dialah yang menyingkapkan hal-hal yang tidak terduga dan yang tersembunyi, Dia tahu apa yang ada di dalam gelap, dan terangada pada-Nya (Dan 2:19-22).

            Lynn newell dalam menafsirkan ayat tersebut mengatakan bahwa Allah mengabulkan doa mereka dan rahasia itu disingkapkan kepada Daniel dalam suatu penlgihatan malam. Tidak jelas apakah pada waktu Daniel sedang tidur atau sedang bangun serta memikikan dan mendoakan hal itu. Pemakaian istilah “penglihatan malam”  dalam Ayub 4:13; 20:8 dan 33;15 menyatakan bahwa orang yang melihatnya sedang tidur bahkan tidur nyenyak. Istilah “penglihatan” bukan “mimpi” dipakai menjelaskan bahwa  yang dilihatnya itu dinyatakan kepadanya oleh Allah dan jelas bukan dari pemikirannya sendiri, Oleh karenanya Daniel memuji Allah dan bersyukur kepadaNya[6].

            Mengatakan bahwa penglihatan malam ; penglihatan biasanya dianggap suatu cara pernyataan yang lebih tinggi daripada mimpi. Mimpi sering bersifat samara tau menipu orang, tetapi suatu suara berkata secara jelas dalam penglihatan, seperti yang dituliskan dalam kitab Zakaria.[7]

            Harus dipahami bahwa mata jasmani ini tidak dapat melihat hal-hal yang rohani, Paulus dengan jelas menerangkan tentang selubung yang menutupi dari Anugerah Allah. Tetapi pikiran mereka telah menjadi tumpul,  sebab sampai pada hari ini selubung itu masih tetap menyelubungi mereka, jika mereka membaca  perjanjian lama  itu tanpa disingkapkan, karena hanya Kristus saja yang dapat menyingkapkannya.  Bahkan sampai pada hari ini, setiap kali mereka membaca kitab Musa, ada selubung yang menutupi hati mereka.  Tetapi apabila hati seorang berbalik kepada Tuhan,  maka selubung itu diambil  dari padanya.  Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan (1 Korintus 3:14-17).

            Tumpulnya pola pikir mereka membuat mata mereka buta karena selubung tersebut. Tomas tidak mampu melihat Yesus sebagai Tuhan dan Allahnya jika tidak menjamah Yesus sendiri (Yoh 20:25). Elia harus berdoa untuk bujangnya yang matanya tertutup melihat tentara-tentara Allah yang menjaga nabiNya. 2 Raja 6:17 mengatakan : “ Lalu berdoalah Elisa: "Ya TUHAN: Bukalah kiranya matanya, supaya ia melihat." Maka TUHAN membuka mata bujang itu, sehingga ia melihat. Tampaklah gunung itu penuh dengan kuda dan kereta  berapi sekeliling Elisa.

Elisa mampu membuka dimensi roh tentang intervensi makluk-makluk alam roh yakni para malaikat Tuhan yang dikirimkan untuk menjagainya dari pengepungan tentara Aram. Elisa bukanlah orang yang lemah karena pertolongan Tuhan namun ia memiliki kemampuan membutakan mata tentara-tentara Aram tersebut. Alkitab mencatat : Ketika orang-orang Aram itu turun mendatangi dia, berdoalah Elisa kepada TUHAN: "Butakanlah  kiranya mata orang-orang ini." Maka dibutakan-Nyalah mata mereka, sesuai dengan doa Elisa (1 Raja 6:18).

Kepekaan dari Yesaya yang memiliki kemampuan tahu apa yang terjadi maka Ia menegor raja Hizkia bahwa dia akan mati, namun karena Raja Hizkia bertobat mka Allah memperpanjang umurnya (Yes 38:1).  Dari sejak panggilannya Yesaya sudah melihat hal-hal yang mistis yakni pengalaman esoteric.

Yesaya bercerita tentang penglihatan tersebut : aku melihat Tuhanduduk di atas takhtayang tinggi dan menjulang,dan ujung jubah-Nyamemenuhi Bait Suci. Para Serafimberdiri di sebelah atas-Nya, masing-masing mempunyai enam sayap; dua sayap dipakai untuk menutupi muka mereka, dua sayap dipakai untuk menutupi kaki mereka dan dua sayap dipakai untuk melayang-layang. Dan mereka berseru seorang kepada seorang, katanya: "Kudus, kudus,o  kuduslah4  TUHAN semesta alam,seluruh bumipenuh kemuliaan-Nya! " Maka bergoyanglah alas ambang pintu disebabkan suara orang yang berseru itu dan rumah itupun penuhlah dengan asap (Yes 6:1-4).

Widyapranawa menjelaskan panggilan Yesaya sebagai berikut; Yesaya meihat Tuhan duduk di atas tahta yang tinggi dan menjulang. Pernyataan ini bersifat anthropormorf , artinya memakai gambaran-gambaran yang disesuaian dengan  konsepsi manusia. Maka ini tidak berarti bahwa Yesaya benar-benar melihat dengan mata kepala sendiri wujud  dan hadirat Tuhan  secara realistis, melainkan hanya beberapa sifat dan aspek dari keadaan Tuhan. Mata manusia tidak dapat melihat (secara visual) muka Tuhan (lih. Kel 33:20-23). Demikian juga di dalam kayal ini Yesaya hanya disebutkan mengenai tahtaNya dan jubahNya[8].  

            Yehezkiel dalam menerima panggilanNya menerima penglihatan yang sama pada waktu panggilannya. Dia diliputi kekuasaan Tuhan di sungai Kebar dan kemudian mengalami pengalaman esotorik adanya badai, segumpal awan yang besar denga pai berkilat-kilat dimana dia melihat tahta Allah yang dikeliling 4 binatang yang menyerupai manusia tetapi masing-masing mempunyai empat muka  dan pada masing-masing ada pula empat sayap. Kaki mereka adalah lurus dan telapak kaki mereka seperti kuku anak lembu; kaki-kaki ini mengkilap seperti tembaga  yang baru digosok.  Pada keempat sisi mereka di bawah sayap-sayapnya tampak tangan manusia. Mengenai muka dan sayap mereka berempat adalah begini:  mereka saling menyentuh dengan sayapnya; mereka tidak berbalik kalau berjalan, masing-masing berjalan lurus ke depan.  Muka mereka kelihatan begini.  Muka singa di sebelah kanan, muka lembu di sebelah kiri, dan muka rajawali  di belakang.  Sayap-sayapmereka dikembangkan ke atas; mereka saling menyentuh dengan sepasang sayapnya dan sepasang sayap yang lain menutupi badan mereka.  ….Seperti busur pelangi,  yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya.  Begitulah kelihatan gambar kemuliaan  TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman (Yehezkiel 1:1-28).

Beberapa nabi atau mereka yang mendapatkan penglihatan atau mimpi dari Tuhan biasanya berada dalam keadaan tidur pulas atau dalam ketidaksadaran. Berbeda dengan pribadi Yesus dalam menyampaikan penglihatan dengan keadaan kesadaran penuh tanpa tidur bahkan dalam pengajarannya. Beberapa hal yang disampikan penglihatannya.

1.     Ia melihat ikan dimana dalam perutnya ia telah menelan koin empat dirham (Mar 17:24-27). Wicliff dalam tafsirannya mengatakan  : Supaya jangan kita menjadi batu sandungan. Bagi Yesus, mengklaim hak istimewa-Nya sangat mungkin dapat memberikan kesan yang salah di antara orang-orang itu, termasuk barangkali menimbulkan rasa tidak hormat terhadap rumah Allah.

Mukjizat yang menunjukkan kemahatahuan Yesus dengan menunjukkan ikan mana yang ada uang empat dirham, dan kemahatahuan-Nya dengan menjadikan ikan tersebut yang terpancing dahulu, menekankan fakta bahwa Dia adalah Tuhan (sehingga Dia memang berhak untuk tidak membayar bea), yang mungkin dikaburkan oleh rencana-Nya untuk tetap membayar. Empat dirham. Sama harganya dengan satu syikal, jumlah yang cukup untuk Yesus dan Petrus[9].

Benson Mengomentari ayat ini ..... Dia mengirim Petrus  ke danau dengan batasan dan kail, memberitahunya, bahwa di mulut ikan pertama yang muncul, dia harus menemukan stater, (στατηρα) sepotong uang Yunani yang disebut, sama dengan dua didrachma , atau satu syikal uang Yahudi, jumlah yang diperlukan untuk dirinya sendiri dan Peter; Petrus memiliki keluarga sendiri, dan para rasul lainnya adalah keluarga Yesus.

Betapa luar biasa tingkat pengetahuan dan kekuatan yang ditemukan oleh Tuhan kita di sini! Pengetahuan menembus ke dalam hewan ini, meski di bawah air; dan kekuatan, dalam mengarahkan ikan ini ke kail Petrus meskipun dia sendiri berada di kejauhan! Bagaimana ini bisa mendorong Petrus dan saudara-saudaranya dalam ketergantungan yang kuat pada Penyelenggaraan Ilahi! “Yesus memilih untuk memberikan uang upeti ini dengan mukjizat, baik karena murid yang membawa tas itu tidak ada, atau karena dia tidak memiliki uang sebanyak yang diperlukan. ...[10]. Calvin mengomentari ayat ini sebagai Dalam hal ini Kristus memberikan bukti Keilahiannya, dengan menunjukkan bahwa tidak ada yang tidak diketahui olehnya[11].

2.     Yesus melihat wanita membawa kendi dan menyuruh mempersiapkan Paskah dengan mengatakan, guru memerlukannya (Markus 14:14-15). Benson menafsirkan ayat ini sebagai berikut : Seandainya kedua murid itu datang ke tempat yang ditentukan lebih cepat atau lambat daripada yang mereka lakukan, orang yang membawa kendi air itu tidak akan tiba, atau akan pergi.

Tetapi Tuhan kita tahu bahwa pemilik rumah tertentu di Yerusalem menguntungkannya; dia meramalkan bahwa pada waktu yang tepat pada hari itu dia akan mengirim hambanya untuk semangkuk air; bahwa para murid akan bertemu dengannya tepat ketika mereka memasuki kota; bahwa dengan mengikutinya mereka akan menemukan orang yang ia maksudkan; dan bahwa dengan menyebut dia sebagai tuan, atau guru, pemilik rumah akan dengan mudah menyetujui untuk menampung mereka di kamar atas.

Ketika para murid menemukan semua keadaan ini dengan tepat sesuai dengan ramalan itu, mereka tidak bisa tidak terkesan dengan keyakinan dari pengetahuan Tuhan mereka tentang setiap peristiwa, dan pengaruhnya atas setiap hati. "[12]

Barnes memberikan catatan sebagai berikut : manusia yang membawa kendi berisi air - Ini hanya dapat diketahui oleh pengetahuan Kristus yang tak terbatas. Hal seperti itu tidak mungkin dapat diduga, juga tidak ada konser antara dia dan pria yang "pada waktu itu" dia harus berada di tempat tertentu untuk bertemu dengan mereka, karena para murid sendiri yang mengajukan pertanyaan.

Jika Yesus mengetahui keadaan seperti itu, maka ia dengan cara yang sama pasti mengetahui semua hal; kemudian dia melihat "semua" tindakan manusia - mendengar setiap kata, dan menandai setiap pikiran; maka orang-orang benar berada di bawah asuhannya, dan orang jahat, sebanyak yang mereka inginkan tidak terlihat, tidak dapat lepas dari perhatian matanya[13].

3.     Yesus langsung melihat essensi dari eksistensi wanita samaria, dengan perkataan bawalah suamimu (Yoh 4:1-42) ayat 17-19  mengatakan : Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, panggillah suamimu dan datang ke sini." Kata perempuan itu: "Aku tidak mempunyai suami." Kata Yesus kepadanya: "Tepat katamu, bahwa engkau tidak mempunyai suami, sebab engkau sudah mempunyai lima suami dan yang ada sekarang padamu, bukanlah suamimu.

Dalam hal ini engkau berkata benar." Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, nyata sekarang padaku, bahwa Engkau seorang nabi. Barnes memberikan catatan : panggil saja suamimu - Kita mungkin mengagumi cara yang diambil Juruselamat kita untuk menuntunnya untuk memahami bahwa dia adalah Kristus. Instruksinya dia tidak mengerti. Karena itu ia melanjutkan untuk menunjukkan padanya bahwa ia mengenal kehidupannya dan dengan dosa-dosanya. Tujuannya, di sini, adalah membimbingnya untuk mempertimbangkan keadaan dan keberdosaannya sendiri - cara yang halus namun pedas untuk membuatnya melihat bahwa ia adalah orang berdosa. Dengan menunjukkan padanya, juga, bahwa dia tahu kehidupannya, meskipun orang asing baginya, dia meyakinkannya bahwa dia memenuhi syarat untuk mengajarinya jalan ke surga, dan dengan demikian mempersiapkannya untuk mengakui bahwa dia adalah Mesias[14]. Pulpit berkomentar disinilah Yesus menampakkan kenabiannya mampu membaca pikiran wanita samaria dan mengingatkan akan dosanya[15]

Masih banyak hal yang Yesus dapat kerjakan dalam penglihatan baik kepada murid-muridnya maupun dengan siapapun. Bagaimana mereka akan tercerai berai, bagaimana Petrus akan menyangkal tiga kali dan penglihatan Yesus yang sangat tepat. Hidup dalam area mimpi dan penglihatan terkadang haru melihat apa yang mata tidak bisa lihat dan mendengar apa yang telinga tidak dapat dengar. 

Yohanes murid yang dikasihi Tuhan melihat pintu gerbang sorga  : “Kemudian dari pada ituaku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbukadi sorga dan suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala,katanya: Naiklah ke maridan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini (Wahyu 4:1). Penglihatan dan mimpi lebih dominan bukan untuk kepentingan pribadi melainkan manifestasi kehendak Allah.

Menurut guru-guru Yahudi ada yang disebut sebagai mimpi buruk dan mimpi yang najis “unclean dream”  mimpi ini berasal dari kuasa kegelapan. Perjanjian baru menyebutkan beberapa diantaranya  roh jahat (Luk 8:2), roh yang kotor akathatartos - yang membuat orang buta dan tuli  (Mark 9:25), roh najis- unclean – akathatartos  (Mark 1:27), roh “pneuma” kelemahan – infirmity yang membuat orang bungkuk (Luk 13:11) dan roh yang penyesat  –seducing (1 Tim 4:1). Roh –roh ini disebut orang Kristen sebagai setan dalam bahaa Yunaninya daimon yang berti roh atau suatu kekuatan illahi[16]

Dalam perjanjian Lama setan dapat dikategorikan sebagai berhala dan penyembahan ini indikasinya disebutkan dalam ulangan 32:17 mereka mempersembahkan korbankepada roh-roh jahatyang bukan Allah, kepada allah yang tidak mereka kenal, allah baru yang belum lama timbul,yang kepadanya nenek moyangmu tidak gentar. Yesaya 13:21; 34:14  tetapi yang akan berbaring di sana ialah binatang gurun,dan rumah-rumah mereka akan penuh dengan burung hantu;burung-burung untaakan diam di sana, dan jin-jinakan melompat-lompat; Di sana berpapasan binatang gurundengan anjing hutan,dan jin bertemu dengan temannya; hantu malamsaja ada di sana dan mendapat tempat perhentian. Yesaya 65:3-4 suku bangsa yang menyakitkan hati-Ku senantiasa di depan mata-Ku,dengan mempersembahkan korban di taman-taman dewa dan membakar korbanv  di atas batu bata; yang duduk di kuburan-kuburan dan bermalam di dalam gua-gua; yang memakan daging babi dan kuah daging najis ada dalam kuali mereka;[17]

Jenis-jenis setan tersebut dapat melepaskan panah api (efesus 6:16) ke dalam pikiran orang percaya di tengah tidur lelap, jadi bukan kesalahan orang percaya bila terjadi mimpi buruk. Matius mengatakan : Apabila roh jahatkeluar dari manusia, iapun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian. Tetapi ia tidak mendapatnya. Lalu ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu. Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu kosong, bersih tersapu dan rapih teratur. Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk dari pada keadaannya semula.Demikian juga akan berlaku atas angkatan yang jahat ini." (Matius 12:43-4).

            Matthew Henry menafsirkan ayat ini sebagai berikut : Perumpaan ini menggambarkan bagaimana roh jahat masuk dalam tubuh manusia. Kristus baru saja mengusir setan ini menunjukkan bahwa kuasaNya melebihi kuasa setan. Kristus tidak pernah mengusir setan melalui perjanjian sebaliknya Ia mengusir dengan tuntas. Ia mengusir keluar dan janga masuk lagi (Mark 9:25). Terkadang Iblis mempermainkan orang yang dirasuk pura-pura tenang tetapi ketika ia masuk lagi maka akan lebih ganas. Ketika roh jahat keluar ia merasa gelisah dan tidak dapat tidur sebelum berbuat jahat (Ams 4:16 yang hatinya mengandung tipu muslihat,yang senantiasa merencanakan kejahatan, dan yang menimbulkan pertengkaran)[18]. Paulus mengingatkan setiap orang percaya untuk tidak memberikan kesempatan sedikitpun kepada iblis (efe 4:27) kata kesempatan diambil dari kata Yunani toposyang berarti tempat, kesempatan landasan.

 

 


[1]  sumber : https://biblehub.com/commentaries/numbers/12-6.htm

[2] Targum(bentuk jamak targumim, bahasa Ibrani: תרגםום) adalah penjelasan, parafrasa dan pengembangan lisan mengenai Alkitab Ibraniyang diberikan oleh para rabbidalam bahasa sehari-hari kepada para pendengarnya, pada periode di mana bahasa yang dipakai adalah bahasa Aram. Hal ini diperlukan karena menjelang akhir abad menjelang munculnya Kekristenan, bahasa umum sedang mengalami transisi, yaitu bahasa Ibraniyang merupakan bahasa asli Alkitab Ibranitidak lagi dipakai secara umum dan hanya dalam rangka acara keagamaan.[1]Akhirnya menjadi keharusan untuk memberikan penjelasan dan penerjemahan ke dalam bahasa sehari-hari, setelah pembacaan bagian dari Tanakh. Sumber https://id.wikipedia.org/wiki/Targum

 

[3]  Ds .H.v.d  Brink., Tafsiran Alkitab Kisah Rasul, (Jakarta, PT. BPK Gunung Mulia, cet 2, 1989

[4]https://indocropcircles.wordpress.com/2016/06/23/misteri-clairvoyance-kemampuan-melihat-sesuatu-yang-jauh/

[5]  Charles R.  Swindol., seorang yang berintegritas dan Pengampun YUSUF (Jakarta, Nafiri Gabriel, cet 2, 2001), 30

[6]Lynn Newel., op.cit hal 86

[7] sM. Siahaan dan Robert M. Paterson., Tafsiran Alkitab kitab Daniel latar belakang tafsiran dan pesan, (Jakarta, PT. BPK. Gunung Mulia, cet 1, 1994), 76

[8]S.H Widyapranawa., Tafsiran Jesaya, (Jakarta, PT. BPK Gunung Mulia, 1973), 97

[9]Sofware sabda, sumber http://alkitab.sabda.org/commentary.php?passage=Mat%2017:24-27

[10]software Hub Bible sumber : https://biblehub.com/commentaries/benson/matthew/17.htm

[11]Lock.cit

[12] software bible hub : https://biblehub.com/commentaries/benson/mark/14.htm

[13] Lock.cit

[14] lock.cit.

[15] Lock cit

[16]Perry stone., How to interpret dream and vision, (Uniter state of America, charisma house, 2011), 55

[17]  lock.cit

[18]  Matthew Henry, Tafsiran Injil Matius 1-14, op.cit 604

Bagikan postingan..

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn
   
FacebookTwitterGoogle BookmarksPinterest
   
Copyright © 2013 Holy Spirit Ministry. Jl. Gading Griya Lestari F III No.9 Jakarta Utara
Telp. 08176771900 / 0816706262, 085310205759, 081319997803, 02170363030, 08129497950, 082111120109
Designed by DwimShop.com All Rights Reserved.