Facebook

Twitter

Google Plus

YouTube

Translate  

   

Login Form  

   

Photos Gallery  

   

Statistik  

Hari Ini1110
Kemarin1221
Minggu Ini2331
Bulan Ini16406
Total Pengunjung805417

IP Kamu 54.198.142.121 Tuesday, 18 September 2018

Guests : 31 guests online Members : No members online
   

GBI Holy Spirit  

Setiap Hari Minggu
Jam 16.00 WIB
(MULAI MEI  2018)
 
Hotel SANTIKA KELAPA GADING
 MAHAKA SQUARE BLOK HF 3 JL KELAPA NIAS RT 06 RW 06 KELAPA GADING BARAT
JAKARTA UTARA - DKI JAKARTA 
Gembala Sidang :
Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th
Hubungi :
Email : tbsarono@gmail.com
PIN BB : 57FBC4AB
Twitter : @timbsarono
FB : Timotius Bakti Sarono
Instagram timotiusbaktisarono
 
 
 
   

Donasi  

 
 
 
BCA. NOMOR REKENING :
0013075007
HOLY SPIRIT MINISTRY

...orang benar memberi tanpa batas (Amsal 21:26)

 

 
   

Chating  

   

FB Timotius Bakti Sarono  

   

Renungan (Seri 1)

CERMIN DI HARI AKHIR

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 

 

 

2 KORINTUS 3:18

 

Dan kita semua mencerminkan kemuliaan TUHAN dengan muka yang tidak berselubung.  dan karena kemuliaan itu datangnya dari TUHAN yang adalah ROH, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.…

Seharusnya Kekristenan sejati merupakan pantulan dari Allah Sang Pencipta langit dan bumi. Karena pribadi Allah telah dinyatakan sangat jelas dan gamblang dengan penampilan Yesus Kristus di bumi ini (Kol 1:15). Tanpa kehadiran Mesias di bumi ini, keberadaan Yang Empunya Hidup hanyalah fata morgana yang tidak jelas! Jika ada orang dengan gelar nabi, rasul santo dan santa dimanapun yang pernah mengaku mengerti DIRINYA maka berita itu hanya hoak yang sok kepo. Bagaimana ia bisa tahu tentang Allah yang adalah Roh di Tahta KemuliaanNya, sementara dirinya tinggal dalam bulatan bumi yang hanya satu titik debu besarnya dibanding dengan gugusan planet-planet di alam semesta ini.

Sudah pasti tidak akan pernah salah bahwa Sang Pencipta telah menunjukkan wujud aslinya di dalam diri Yesus Kristus atau Isa Almasih yang juga disebut Yosua Hamasia. Karakter, emosi dan pola pikir yang Mesias miliki tidak pernah seincipun didapati salah sekalipun Ia sedang berada dalam Inkarnasi manusia biasa yang penuh kelemahan. Seharusnya manusia yang terdiri dari daging, bisa saja berbuat najis, tukang kawin, penipu, membunuh dan serentetan dosa yang bisa dilakukannya. Namun realitas yang ada tidak secuilpun Yesus Kristus lakukan. Ia murni dan tidak bercela di hadapan Allah Bapa maupun manusia disegala abad selama bumi berputar. Nuraninya bersih bagaikan kristal yang dipenuhi dengan belas kasihan menolong manusia dan mengambil alih semua ketidakberdayaan yang ada seperti kelemahan, dosa, penyakit, kekurangan dan neraka serta kebinasaan yang manusia genggam, diubahnya dengan kekuatan, semangat dan kekekalan sorga. Rugi kalau ngga percaya!

Protipe Yesus Kristus yang merupakan model kehadiran Allah di bumi ini seharusnya nampak jelas karakternya di dalam diri orang-orang tebusan. Namun demikian realitas saat ini banyak orang Kristen yang masa bodoh terhadap tindakan dan tutur katanya bahkan terkadang kelakuannya minus tidak sinkron terhadap kebenaran dan jangan heran banyak yang menjadi batu sandungan terhadap orang yang tidak percaya! Seharusnya kekristenan disetting dari awalnya merupakan mesin foto copy karakternya Tuhan namun banyak mesin copy yang sudah rusak parah tidak bisa berfungsi apa-apa hanya merupakan barang rongsokan saja. Ibarat bahasa Alkitab seperti garam yang sudah tawar. Yesus sendiri mengatakan :  "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang (Mat 5:1:3)

Read more: CERMIN DI HARI AKHIR

CERMINAN TANPA TUHAN

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 

Eksistensi masyarakat yang brutal biasanya tercermin dalam ekosistem tanpa agama. Namun di era digital ini banyak negara hancur karena penganut radikal agama dimana orang-orang menjadi saling bunuh, dan menari-nari di atas mayat orang lain. Rasanya bangga bisa membantai ciptaan Allah yang lain yang bukan seagama, mereka pikir pundi-pundi mahkota di sorganya bertambah – tambah. Itu omong kosong dan kebodohan yang paling super dibawah standar! Walaupun kita tidak sedang berada dalam suasana perang salib ataupun perang badar namun orang sudah terlanjur terkondisi menjadi bar-bar terhadap sesamanya. Informasi mencatat dalam sebuah penyerangan di IRAK di dapati 15 ribu orang terkubur dalam 72 kuburan massal sementar 250 perempuan digorok jika tidak mau menjadi budak sex oleh mereka yang menamakan orang-orang beragama dan itu masih terus berlanjut sejak tahun 2014, sungguh mengerikan dimana tatanan sendau gurau keluarga, anak-anak manis yang berlarian lucu dan menggemaskan berubah menjadi kengerian yang luar biasa on air tanpa sensor.

Seorang sahabat di Mesir mengkisahkan hal tragis dengan ceritanya,  ketika mereka yang menamakan kelompok radikal membantai orang-orang yang sedang beribadah di gereja, menembaki dengan wajah tanpa dosa, sementara yang masih hidup dikuliti pelan-pelan di depan istri anak-anak dan jemaat yang masih hidup jika tidak mau menyangkal imannya. Semua itu merupakan tontonan yang membuat gegap gempita dan tepuk tangan serta sorak kemenangan bagi penghuni neraka sementara di area sorga senyap, Allah Sang Pencipta sedang berduka seolah-olah telah menciptakan produk yang gagal (Kej 6:5-6), makluk ciptaan yang paling mulia menjadi manusia yang jauh lebih rendah dari binatang purba sekalipun (Yes 1:3) Nurani telah tumpul hilang lenyap, pelitanya Tuhan telah padam dan Dia seolah-olah buta tidak lagi bisa menerawang kegelapan yang sedemikian pekat karena ulah si ular tua itu (Yes 14:15).

Read more: CERMINAN TANPA TUHAN

PEKERJAAN ALLAH

DI LINTASAN TAHUN 2018

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 

HABAKUK 3:2

TUHAN, telah kudengar kabar tentang Engkau, dan pekerjaan-Mu, ya TUHAN, kutakuti!Hidupkanlah Itu dalam lintasan tahun , nyatakanlah itu dalam lintasan tahun; dalam murka ingatlah akan kasih sayang!

 

Habakuk bukan saja mendengar akan keberadaan Tuhan melainkan mengamati pekerjaanNya!  Pekerjaan Allah membuat Habakuk gentar dan sangat hormat dan merindukan untuk dihidupkan dalam lintahan hari, bulan dan Tahun yang dijalaninya. Mengapa habakuk mengagumi karya Allah yang dasyat? Sepintas saja kalau kita mau mengamati ciptaan Allah yang dasyat alam semesta satu kalimat jadilah cakrawala (kejadian 1:6) Luas cakrawala tidak kurang 30 milyar tahun cahaya, 1 detik = 300.000 km,  diameter bumi = 12.742 km, matahari = 1.391.980 km, dibutuhkan 1.3 juta bumi untuk memenuhi matahari, panas matahari 15-20 juta celcius. Bayangkan jika Tuhan tidak melindungi kita dari panas matahari? Manusia bukan saja menjadi rempeyek melainkan menjadi bubur sumsum yang tidak lagi ada bentuknya.  

Belum lagi melihat karya Allah dalam diri manusia yang diciptakan menurut gambar dan rupa Allah.  manusia adalah makhluk spiritual yang hidup di alam keduniawian. Sebelum jatuh dalam dosa manusia memiliki tidak kurang  260 indera dan tidak kurang dari  365 cakra kemampuan ini dipakai untuk memberi nama seluruh binatang di bumi. Tidak mungkin manusia Cuma memiliki 5 indera, jika cuma lima indera saja maka semua binatang di laut satu persatu menghadap ke Adam untuk diberi nama sementara binatang di laut dan di air tidak mungkin bisa bernafas. Sementara cakra terletak di bioplasmik untuk mengakses energy yang hidup baik dari alam & tuhan. disebut aura alkitab mengatakan tubuh kemuliaan ( 2 kor 5:1;  1 kor 15:40) (smber national grafik ) Sementara manusia sendiri   setiap satu kg berat manusia memiliki  1 trilyun sel, dan  setiap 1 inti sel terdiri dari 3 milyard informasi –(sumber kasuo murakami – tuhan dalam DNA kita)

Read more: PEKERJAAN ALLAH DI LINTASAN TAHUN 2018

HARI TERAKHIR DI PENGHUJUNG TAHUN 2017

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 

HABAKUK 3:2

TUHAN, telah kudengar kabar tentang Engkau, dan pekerjaan-Mu, ya TUHAN, kutakuti!Hidupkanlah Itu dalam lintasan tahun , nyatakanlah itu dalam lintasan tahun; dalam murka ingatlah akan kasih sayang!

 

Lintasan hari bulan dan tahun terus melesat bagai anak panah keluar dari busurnya yang tidak sedetikpun berhenti. Ketika kita sadar hidup dipenghujung tahun baru terhenyak dari mimpi betapa cepatnya waktu berlalu. Seiring sejaln musim pancaroba kehidupan terus mewarnai pahit dan getirnya perjalanan anak manusia. Orang semakin hari tergila-gila informasi yang menghantam bagai tsunami melalui media cetak, elektronik dan digital. Namun seluruh informasi yang ada bukan menjadikan hidup ini semakin tenang dan nyaman melainkan memicu ketakutan, kecewa dan dendam akan keadaan. Realitas di jaman now ini membuktikan pengadilan yang digelar berbulan-bulan berakhir dengan skenario ketidak adilan. Korupsi yang semakin menggila terus merebak seolah-olah tidak puas memakan korban-korban yang bergelimpangan. Belum lagi ulah orang-orang bar-bar dan biadab yang menggoreng issu agama demi meraih pangkat dan jabatan sementara dan kisahnya memang happy ending namun dampaknya berhasil meluluhlantakkan keharmonisan di negeri tercinta ini.  Jika dulu orang berkata berbahagialan orang yang tidak pernah membaca koran namun sekarang orang bisa berkata berbahagialan orang yang tidak pegang smarphone. Mengapa demikian sebab dengan smarphone orang gampang mengakses apapun informasi dari belahan dunia manapun dari berita yang paling najis sampai berita yang memacu andrenalin melonjak tajam!

Read more: HARI TERAKHIR DI PENGHUJUNG TAHUN

PUISI ULANG TAHUN GBI HOLY SPIRIT  KE 10 

 

 

CURHATAN SANG JONGOS

 

REALITAS YANG ADA KITA MASIH MENAPAK JEJAK

MENGUKIR PRESTASI TANPA PRESTISE BERARTI

SUDAH 10 TAHUN LEWATLAH SUDAH PENGABDIAN

MESKI HARUS TERTATIH-TATIH MELANGKAH

MENGGAPAI HARI INI DENGAN NYANYIAN KEINDAHAN

MESKI MELEWATI LORONG PENGKHIANATAN DI JALUR KEPAHITAN

MENGANTARKANNYA DI AREA BERKAT SORGAWI 

KITA DIPAKSA MENJADI PENONTON TANPA KATA

UNTUK MEREKA YANG DATANG DAN PERGI SESUKA HATI

TANPA BEBAN DAN PONGAH MENCARI ZONA NYAMAN

KABUR DARI GELANGGANG PANGGILAN DEMI SEBONGKAH KEBEBASAN

SEHARUSNYA  ADA AMARAH TERSUNDUT MENYALA-NYALA

TAPI MENJADI TABU DALAM AREA KEKUDUSAN

MAU TIDAK MAU MENERIMA APA YANG MASIH ADA

TERUS BERJUANG ALL OUT DETIK DEMI DETIK RENDAH HATI

TETAP ON THE TRACK DALAM PROSES INTEGRITAS

FOCUS DENGAN TUJUAN ILLAHI PANTANG MEMANDANG BELAKANG

KESETIAAN HARGA MATI SAMPAI KEABADIAN

KESADARAN WADAH INI MILIK TUHAN YANG DIPERCAYAKAN

DALAM PANGGILAN PROPETIK, APOSTOLIK DAN SHEKINAH GLORI

KITA HARUS BERDIRI KOKOH BAGAI BATU KARANG DALAM IMAN

BERSELIMUTKAN DOA DENGAN NURANI BERSIH TANPA NIAT JAHAT

TERUS MELEKATI DIRI DENGAN HATI TUHAN BERAROMA KEINTIMAN

TETAP ON AIR DIHADIRATNYA HINGGA SEGUDANG TRACK RECORD

MELANGKAH DALAM BAYANGAN ALLAH DALAM TATANAN ILLAHI

UNTUK MENJADI SERUPA KRISTUS OLEH PIMPINAN ROH KUDUS

HAMBANYA :

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

KEBENARAN VERSUS COMBERAN

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 

 

            Harus dimengerti bahwa yang namanya Tuhan atau Allah itu tidak kelihatan. Jika orang mau mencari Tuhan maka yang dipakai bukan mata jasmani melainkan mata rohani. Harus diakui setiap agama memiliki kitab suci yang dianggapnya suci tiada tanding, mutlak dan tidak boleh disentuh siapapun. Orang harus sadar seharusnya yang suci itu menjadi mata air yang bisa mendatangkan kedamaian dan kesejukan namun sebaliknya yang suci mengalirkan air comberan persis sianida yang menghantar ke gerbang kematian. Bila orang membiarkan comberan menjadi konsumsi publik maka mau tidak mau akan terjadi penyakit massal layaknya difteri yang mulai merebak ke seluruh negeri. Namun bila kebenaran sejati mengalir bagaikan virus yang menghidupkan maka seluruh antero negeri akan penuh kemuliaan Allah!

Read more: KEBENARAN VERSUS COMBERAN

FAKTA MERDEKA

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 

 

GALATIA 5:1 Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan   kita. Karena itu berdirilah teguh  dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.

 

Kemerdekaan sejati adalah kemerdekaan yang bersentuhan dengan satu pribadi Yesus Kristus. Keharmonisan Allah dan manusia itulah yang disebut kemerdekaan sejati. Mengapa demikian? Sebab fakta menyatakan bahwa penjajahan di dunia ini berawal dari sebuah kekuatan yang menyita semua hak asasi manusia yang lebih rendah sehingga bagi mereka yang tertindas dibutuhkan perjuangan dengan mengangkat senjata, peperangan dan jika berhasil maka  mereka akan segera mengumandangkan proklamasi kemerdekaan. Namun penjajahan yang terjadi pada makluk ciptaan Allah yang namanya manusia, tertindas bukan secara fisik melainkan secara spirit oleh pekerjaan Lucifer sejak skandal Taman Eden

Read more: Kemerdekaan sejati

2 Timotius 4:7-8

4:7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.

4:8 Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya

 

Hidup sebagai orang percaya, mempertahankan iman kepada Yesus, adalah seperti sebuah pertandingan. Dalam pertandingan hidup kita dituntut usaha yang tidak setengah-setengah. Dalam pertandingan ada rintangan dan tantangan. Tentu kita harus melewati semua itu agar bisa menang karena dalam pertandingan ada garis akhir. Khususnya dalam pertandingan iman kita ada kehidupan kekal dan mahkota kebenaran yang tersedia bagi kita.

Dalam pertandingan lari, di sana telah ditentukan trek/jalur yang harus dilewati, sekian panjangnya, sekian lebarnya. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama dan tujuan yang sama. Tetapi pemenangnya ditentukan oleh pencetak waktu terbaik. Mereka yang memiliki track record terbaik adalah para juara. Dalam kehidupan orang percaya juga demikian, kehidupan kita sudah ditentukan waktunya, jalur telah diberitahukan dan peraturan telah diberitakan, barangsiapa memiliki track record terbaik dalam memelihara iman mereka akan menerima mahkota kemenangan.

Read more: PERTANDINGAN YANG BAIK

KAMU ITU MONYET ATAU DOMBA?

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 

Mulai tanggal 8 Pebruari 2016 seluruh keturunan Chiness merayakan hari Tahun baru Imlek yakni tahun baru musim semi menurut penanggalan Lunar bukan Solar seperti layaknya Tahun baru 1 Januari Setiap tahunnya. Tahun ini adalah Tahun Monyet api. Ia lincah tak bisa diam, humoris, jenaka, menyenangkan hati, dan mampu memperdayai siapa pun. Ia mahir memperhitungkan dan mengelak dari bencana dan mudah memasang perangkap hingga musuh tak berdaya. Ia pemberani, tanpa perhitungan, lepas bebas tak terkendali, dan penuh vitalitas. Shio Monyet tak kenal bahaya, bertindak sesuka hati, cerdik dan mahir berbisnis. Ia selalu tahu gejolak pasar dan mampu membaca pikiran pelanggan. Tak heran, hidupnya cenderung berkecukupan. Bisnis, politik atau militer dan beberapa bidang lainnya cocok digeluti Shio Monyet.

Read more: Kamu itu monyet atau domba?

   
FacebookTwitterGoogle BookmarksPinterest
   
Copyright © 2013 Holy Spirit Ministry. Jl. Gading Griya Lestari F III No.9 Jakarta Utara
Telp. 08176771900 / 0816706262, 085310205759, 081319997803, 02170363030, 08129497950, 082111120109
Designed by DwimShop.com All Rights Reserved.