Facebook

Twitter

Google Plus

YouTube

Translate  

   

Login Form  

   

Photos Gallery  

   

Statistik  

Hari Ini184
Kemarin686
Minggu Ini2851
Bulan Ini14193
Total Pengunjung729150

IP Kamu 54.80.247.119 Friday, 22 June 2018

Guests : 68 guests online Members : No members online
   

GBI Holy Spirit  

Setiap Hari Minggu
Jam 16.00 WIB
(MULAI MEI  2018)
 
Hotel SANTIKA KELAPA GADING
 MAHAKA SQUARE BLOK HF 3 JL KELAPA NIAS RT 06 RW 06 KELAPA GADING BARAT
JAKARTA UTARA - DKI JAKARTA 
Gembala Sidang :
Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th
Hubungi :
Email : tbsarono@gmail.com
PIN BB : 57FBC4AB
Twitter : @timbsarono
FB : Timotius Bakti Sarono
Instagram timotiusbaktisarono
 
 
 
   

Donasi  

Kami sedang membangun ruangan Ibadah 17 x 10 Meter
Kami bersyukur untuk yang berkenan berpartisipasi dan menyelesaikan melalui dana yang disalurkan ke rekening :
 
 
BCA. NOMOR REKENING :
0013075007
HOLY SPIRIT MINISTRY

...orang benar memberi tanpa batas (Amsal 21:26)

LAPORAN PENERIMAAN AKAN DIKIRIMKAN 

KEPADA YANG BERSANGKUTAN

 

1

Hasil gambar untuk bri

023001045727503

TIMOTIUS BAKTI SARONO

 
   

Chating  

   

FB Timotius Bakti Sarono  

   

CERMINAN TANPA TUHAN

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 

Eksistensi masyarakat yang brutal biasanya tercermin dalam ekosistem tanpa agama. Namun di era digital ini banyak negara hancur karena penganut radikal agama dimana orang-orang menjadi saling bunuh, dan menari-nari di atas mayat orang lain. Rasanya bangga bisa membantai ciptaan Allah yang lain yang bukan seagama, mereka pikir pundi-pundi mahkota di sorganya bertambah – tambah. Itu omong kosong dan kebodohan yang paling super dibawah standar! Walaupun kita tidak sedang berada dalam suasana perang salib ataupun perang badar namun orang sudah terlanjur terkondisi menjadi bar-bar terhadap sesamanya. Informasi mencatat dalam sebuah penyerangan di IRAK di dapati 15 ribu orang terkubur dalam 72 kuburan massal sementar 250 perempuan digorok jika tidak mau menjadi budak sex oleh mereka yang menamakan orang-orang beragama dan itu masih terus berlanjut sejak tahun 2014, sungguh mengerikan dimana tatanan sendau gurau keluarga, anak-anak manis yang berlarian lucu dan menggemaskan berubah menjadi kengerian yang luar biasa on air tanpa sensor.

Seorang sahabat di Mesir mengkisahkan hal tragis dengan ceritanya,  ketika mereka yang menamakan kelompok radikal membantai orang-orang yang sedang beribadah di gereja, menembaki dengan wajah tanpa dosa, sementara yang masih hidup dikuliti pelan-pelan di depan istri anak-anak dan jemaat yang masih hidup jika tidak mau menyangkal imannya. Semua itu merupakan tontonan yang membuat gegap gempita dan tepuk tangan serta sorak kemenangan bagi penghuni neraka sementara di area sorga senyap, Allah Sang Pencipta sedang berduka seolah-olah telah menciptakan produk yang gagal (Kej 6:5-6), makluk ciptaan yang paling mulia menjadi manusia yang jauh lebih rendah dari binatang purba sekalipun (Yes 1:3) Nurani telah tumpul hilang lenyap, pelitanya Tuhan telah padam dan Dia seolah-olah buta tidak lagi bisa menerawang kegelapan yang sedemikian pekat karena ulah si ular tua itu (Yes 14:15).

Entah setan mana yang mensponsori orang-orang yang mengatasnamakan agama dalam berkelakuan setengah setan tiga perempat iblis untuk mencabik-cabik harmoni kehidupan. Itulah kota-kota jelmaan Lusifer,… Orang-orang yang melihat engkau akan memperhatikan dan mengamat-amati engkau, katanya: Inikah dia yang telah membuat bumi gemetar, dan yang telah membuat kerajaan-kerajaan bergoncang, yang telah membuat dunia seperti padang gurun, dan menghancurkan kota-kotanya, yang tidak melepaskan orang-orangnya yang terkurung pulang ke rumah? (Yesaya 14:16-17). Inilah model Kota yang sudah dijungkirbalikkan oleh Tuhan, Yesaya sebelumnya lebih rinci, Yesaya 13:20-21 mengatakan : “ tidak ada penduduk untuk seterusnya, dan tidak ada penghuni turun-temurun; orang Arab tidak akan berkemah di sana, dan gembala-gembala tidak akan membiarkan hewannya berbaring di sana; tetapi yang akan berbaring di sana ialah binatang gurun, dan rumah-rumah mereka akan penuh dengan burung hantu; burung-burung unta akan diam di sana, dan jin-jin akan melompat-lompat; anjing-anjing hutan akan menyalak di dalam puri-purinya, dan serigala-serigala di dalam istana-istana kesenangan. Waktunya akan datang segera, dan usianya tidak akan diperpanjang.

Adakah yang salah tentang agama? Tidak sama sekali jika agama tersebut berasal dari Allah yang benar! Salah satu ciri agama yang bukan berasal dari Tuhan adalah agama yang dihafalkan, Yesaya  29:13 mengatakan : “Dan Tuhan telah berfirman: "Oleh karena bangsa ini datang mendekat dengan mulutnya dan memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya menjauh dari pada-Ku, dan ibadahnya kepada-Ku hanyalah perintah manusia yang dihafalkan,…. Dampak dari orang yang hidup dengan ayat-ayat hafalan maka orang ini bertindak dan sering kali memanggil-manggil Tuhan! Yesus sendiri mengatakan dengan jelas : “ Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!" (Matius 7:21-23)

Ketika ayat-ayat hanya sekedar menjadi konsumsi hafalan maka tidak ada ubahnya sebuah doktrin yang membakar jiwa seseorang untuk mencintai agamanya dan bukan Tuhannya. Secara tidak sadar ayat-ayat tersebut justru membunuh jiwa dan menghidupkan logika akhirnya menjadi fanatik dan brutal. Paulus mengingatkan : “ Ialah membuat kami juga sanggup menjadi pelayan-pelayan dari suatu perjanjian baru, yang tidak terdiri dari hukum yang tertulis, tetapi dari Roh, sebab hukum yang tertulis mematikan, tetapi Roh menghidupkan ( 2 Kor 3:6) Perlu disadari kebenaran yang hanya tertulis dapat mematikan selera akan Tuhan. Sebaliknya hukum tertulis hanya memacu seseorang mengagumi agamanya tanpa secara konservatif, alias kolot bin radikalisme.

Agama model seperti ini adalah agama Yahudi ! Sekalipun ayat-ayat Taurat mayoritas didektekan oleh Tuhan, sebagai peraturan yang baku bangsa Israel namun orang Yahudi karena ketidakpahaman dan kefanikan yang berlebihan menambahkan ayat-ayat makanan yang haram. Padahal maksud Tuhan melarang makanan haram bukan untuk doktrin melainkan untuk kesehatan. Bahkan perintah-perintah halal dan haram sebagian sebagai contoh rohani dikemudian hariSalah satu contoh  sunat merupakan perintah yang harus dilakukan di jaman purba karena sunat itu untuk kesehatan.  Kejadian 17:10 -11 mengatakan : “Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat; haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu.

Sunat dalam Perjanjian Lama harus dilaksanakan karena mengandung Perjanjian dengan Allah Israel. Sunat menunjukkan bahwa upacara itu melambangkan kutuk pemotongan atau pemisahan dari persekutuan perjanjian. Lebih tepat lagi, pemotongan kulup kelamin lelaki melambangkan pemotongan para keturunan. Sehingga bangsa Israel merupakan keturunan Illahi yakni umat pilihan yang dikuduskan dari berbagai kotoran yang dilambangkan dengan pemotongan kulup tersebut. Jadi Sunat berfungsi sebagai tanda penduduk bangsa Israel sejati. Namun sebenarnya sunat tersebut lebih dalam lagi yakni sunat hati dimana orang memiliki hati yang bersih. Roma  2:28 mengatkaan : “Sebab yang disebut Yahudi bukanlah orang yang lahiriah Yahudi, dan yang disebut sunat, bukanlah sunat yang dilangsungkan secara lahiriah. Orang yang hanya menekankan sunat lahiriah menjadi keras kepala dan merasa dirinya paling baik sendiri sehingga tidak bisa dinasehati. Hai orang-orang yang keras kepala dan yang tidak bersunat hati dan telinga, kamu selalu menentang Roh Kudus, sama seperti nenek moyangmu, demikian juga kamu (Kis ras 7:51)

Sebagai akibat ayat-ayat tertulis yang dihafalkan oleh orang Yahudi tanpa pengertian yang benar maka mereka menolak Mesias yang sesungguhnya. Hatinya keras, fanatiknya tingkat dewa merasa agamanya yang paling benar. Bangsa yang paling eklusive di dunia dan memiliki karya yang sangat spektakuler umat yang dipilih sendiri oleh Allah yakni bangsa Yahudi. Bangsa ini dalam melakukan agamanya tidak pernah tanggung-tanggung selalu on time dan all out melebihi agama apapun di dunia. Namun demikian Yesus Kristus ketika hadir di dunia melihat kelakuan orang-orang beragama model Yahudi begini begitu muak sehingga Yesus sendiri mengatakan bahwa mereka adalah keturunan iblis. Yohanes menuliskan : “Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta (Yoh 8:44). Tentu Yesus mengatakan ini kepada mereka ahli-ahli Taurat yang bisanya Cuma mengatakan ayat-ayat suci tapi tanpa tindakan yang benar. Sebelum kebenaran tersebut diungkap Yesus sendiri sudah mengatakan mereka adalah keturunan ular beludak (Mat 23:33)

Agama belum tentu merupakan cerminan Tuhan sebab banyak agama dipraktekkan oleh orang-orang yang membesar-besarkan fanatisme yang berlebihan sehingga mereka hanya mempraktekkan apa yang tersurat bukan yang tersirat akibatnya gagal paham dalam mengerti kebenaran sejati. Namun ketika seseorang mencerminan Allah sendiri maka yang terjadi adalah melakukan kasih dimanapun berada karena agama tanpa kasih merupakan jelmaan setan. 2 Yohaens 1:9 mengatakan : “Setiap orang yang tidak tinggal di dalam ajaran Kristus, tetapi yang melangkah keluar dari situ, tidak memiliki Allah. Barangsiapa tinggal di dalam ajaran itu, ia memiliki Bapa maupun Anak. Untuk hidup dapat mencerminkan kehadiran Allah maka yang pasti orang harus tinggal di dalam Kristus, karena orang yang diluar Kristus bukan urusan Allah melainkan urusan kuasa kegelapan.

Yesus sendiri mengatakan kepada orang Yahudi menolak Yesus memiliki Bapa yang identik dengan iblis yang selalu membawa dusta  dan pembunuh. Tidak heran jika orang-orang yang mempratekkan agamanya dengan cara membunuh mereka adalah orang-orang yang tidak sedang dalam cerminan Tuhan melainkan cerminan kuasa kegelapan. Roma 1:21-22 mengatakan:  “Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap. Mereka berbuat seolah-olah mereka penuh hikmat, tetapi mereka telah menjadi bodoh.

Untuk itu sebagai orang percaya kepada Kristus harus mencerminkan kehidupan Kristus dalam praktek sehari-hari. II Korintus  2:15 mengatakan : “Sebab bagi Allah kami adalah bau yang harum dari Kristus di tengah-tengah mereka yang diselamatkan dan di antara mereka yang binasa. Orang percaya bukan sekedar menjadi berkat buat orang lain melainkan juga memberi kehidupan bagi orang sekitarnya hidupnya adalah cerminan dari surat Kristus sendiri.  II Korintus  3:3 Karena telah ternyata, bahwa kamu adalah surat Kristus, yang ditulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam hati manusia untuk itu setiap orang yang hidup dalam kebenaran yang dari Kristus, siapapun, kapanpun dan dimanapun dapat mencerminkan tindakan dan erbuatan yang menunjukkan kasih dan keintiman akan Tuhan yang termanis dalam tindakan santun dan tutur kata yang dari hati yang penuh lemah lembut bukan sekedar ayat-ayat yang membantai sesama umat ciptaan Allah, This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Bagikan postingan..

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn
   
FacebookTwitterGoogle BookmarksPinterest
   
Copyright © 2013 Holy Spirit Ministry. Jl. Gading Griya Lestari F III No.9 Jakarta Utara
Telp. 08176771900 / 0816706262, 085310205759, 081319997803, 02170363030, 08129497950, 082111120109
Designed by DwimShop.com All Rights Reserved.