Disinyalir Ysus Kristus sedang di remote control oleh Roh Kudus untuk di cobai iblis di Padang Gurun. Istilah remote control memang tidak sopan di telinga orang percaya. Namun realitasnya hembusan nafas, getaran.....

            
                Disinyalir Ysus Kristus sedang di remote control oleh Roh Kudus untuk di cobai iblis di Padang Gurun. Istilah remote control memang tidak sopan di telinga orang percaya. Namun realitasnya hembusan nafas, getaran jiwa dan gairah kehidupan Yesus bernuansa aroma Roh Kudus. Setiap jejak langkah kaki, tutur kata, dan eksistensi diri Yesus sepenuhnya berada dalam kendali seratus persen oleh Roh Kudus tidak pernah berbeda dengan kehendak diri sendiri.  Yesus tidak pernah defisit Roh bahkan penampilannya selalu cerdas dalam Roh.
             Yesus rela dirinya diperlakukan apapun, dan rela dibawa kemanapun. Sejauh mana Roh Allah menghendakiNya maka akan ditemukan disanalah Yesus Kristus berada. KebergantunganNya kepada Roh Allah merupakan
totally commintted yang tidak pernah bergeser satu incipun. Sementara anak Tuhan dengan mudahnya menggeser pimpinan Roh Allah dan menggantikannya dengan otaknya yang cupet!
          
Yesus sedang menunjukkan dirinya sedang Holy spirit gathering kemanapun kaki melangkah. Claim dirinya seorang yang penuh Roh Allah merupakan realitas harus dicontoh oleh orang percaya sepanjang Abad. Yesus sendiri mengatakan bahwa : "Roh Tuhan ada padaKu, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; .... (Luk 4:18). Yesus mengidentik dirinya dengan Roh Kudus sendiri. 
          
Hal yang sama Alkitab katakan bahwa muridNya yakni Petrus juga seorang yang penuh dengan Roh Kudus (Kis 4:8). Orang-orang yang penuh Roh Kudus bisa di remote control Roh Kudus. Dalam arti sepenuhnya bisa dikendalikan Roh Kudus dalam berbagai macam situasi tanpa halangan apapun. Pada umumnya sebuah remote control TV tidak akan berfungsi bila keduanya ada tembok pemisah, sebab sinar X didalam remoter control tersebut tidak bisa langsung mendeteksi sasarannya. Demikianlah Anak Tuhan sering kali membangun jurang pemisah antara dirinya dengan Tuhan
         Yesaya berkata : .....tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu (Yes 59:2). Dosa sangat berperan aktif dalam menghalangi pimpinan Roh Kudus didalam diri seseorang
           Seharusnya jarak pandang orang percaya dan Roh Kudus tidak boleh ada penghalang sehingga realitas pimpinan Roh Kudus itu terealisir! Yermia dengan jelas mengatakan bahwa : “Kesalahanmu menghalangi semuanya ini, dan dosamu menghambat yang baik dari padamu (Yer 5:25)
Ketika kebangkitanNya tidak ada satupun murid yang menyadari bahwa Ia sungguh-sungguh menggenapi janjiNya. Hasrat hati yang terpendam dalam diri seseorang menghalangi akan kehadiranAllahLihat saja Kleopas dan sahabatnya tidak sadar bahwa Yesus sedang berjalan bersama mereka. Ini menandakan bahwa Tuhan tahu pasti akan kehadiran orang percaya namun sebaliknya orang percaya tidak menyadari Yesus hadir disana sekalipun sekalipun Ia sungguh-sungguh hadir. Selaput mata mereka ada yang menutupinya. Lukas mencatat : Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak dapat mengenal Dia (Luk 24:16)
             Yesus dan Petrus keduanya pernah berjalan diatas air (Mat 14:28). Ini berarti keduanya memiliki ilmu meringankan tubuh! Penulis Ibrani menyarankan agar kita tidak memberati diri dengan dosa dan beban yang merintangi hubungan dengan Tuhan (Ibrani 12:1-2). Dalam kesempatan lain Yesus sendiri berkata bahwa : "Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat (Luk 21:34). Orang yang terlalu banyak menjejali diri dengan berbagai macam kepentingan duniawi akan kedapatan bobotnya berat sehingga Roh Kudus membiarkan orang tersebut tertancap didalam persoalan dan masalahnya! Jika sudah demikian maka ia akan mengalami kesulitan dalam menerima pimpinan dari Roh Kudus.Roh Kudus hanya bisa membawa orang-orang yang kedapatan ringan dalam hal berbuat dosa! berat badannya dengan berbagai macam keinginan sia-sia yang menjerumuskannya kedalam kubangan dosa yang fatal!
            Kalimat remote control bukan berarti menghilangkan identitas pribadi melainkan menggerakkan seluruh kehidupannya untuk dipimpin oleh Roh Allah! Setiap orang percaya memang memiliki Roh Kudus didalam diri orang tersebut, namun seberapa banyak Roh Kudus yang dimilikinya? Mungkin seseorang memiliki Roh Kudus hanya sebatas pengertiannya saja karena memang Ia mengenal Allah melalui informasi seorang hamba Tuhan namun Roh Kudus tidak menyentuh hatinya atau jiwanya dan mendalam kedalam rohnya. Ia masih dipimpin oleh akalnya sendiri.

          Banyak anak Tuhan tidak punya nyali untuk menyembuhkan orang sakit dan membangkitkan orang mati dan melakukan berbagai macam mujizat yang lain karena dirinya tidak penuh dengan roh. Sementara yang ada adalah penuh kekuatiran dan ketakutan. Petrus yang penuh dengan Roh Kudus menegor Ananias dan Safira sehingga mereka rebah dihadapannya dan mati seketikan.

Secara fisik saja hubungan intim orang-orang tertentu menggunakan dopping agar bisa long time, sementara anak-anak Tuhan tidak ingin berhubungan intim yang long time dengan Tuhan. Ketika diperhadapkan doa dan penyembahan anak-anak Tuhan hanya bisa melakukan secara short time. Sebagai akibatnya ia tidak mampu melakukan segala sesuatu yang bernuansa spirit. Nalurinya hanya mengarah yang bisa dikerjakan akal dan pikiran saja sementara anak-anak Tuhan harus smart di dunia roh.

                 Setiap orang percaya harus berpikir bagaimana ia bisa penuh roh. Ambisi yang dimiliki mengarah hal-hal yang bernuansa Tuhan dan berbagai macam kekudusannya sehingga harus disadari secara otomatis Tuhan akan membawa seseorang dalam tingkatan rohaninya.  Filipus dilarikan oleh oleh Roh Kudus tiba-tiba ada di Asdot (Kis 8:39). Dengan kata lain Filipus bisa menghilang dari pandangan mata banyak orang. Yohanes mencatat bahwa Yesus menghilang dari tengah-tengah mereka (Yoh 8:58). Kata menghilang berasal dari kata krupto diucapkan kroop'-to yang memiliki arti sepantasnya disembunyikan, dirahasiakan.

                    Setiap orang percaya harus intim dengan Roh Kudus sehingga Roh itulah yang akan membawa atau memimpin kemanapun Roh Allah mau lakukan. Roh Kudus mau mengendalikan dan memimpin orang yang mau dipimpin, namun kepemimpinan Roh Allah itu terjadi seberapa banyak energy Roh Allah yang ada didalam diri seseorang.

                 Sekalipun di Padang Gurun suatu tempat yang tidak ada nilai plusnya Yesus memiliki ketaatan total, seolah-olah dirinya tidak punya hak untuk melawan. Sebenarnya Yesus belum memiliki jam terbang dalam menghadapi jenis iblis yang ada di padang gurun tersebut namun Ia juga melangkahkan kaki sesuai tuntunan oleh kehendak Roh Kudus untuk mematahkan setiap trick-trik licik dari iblis itu!

Roh Kudus ingin uji nyali dan ingin membuktikan kepada dunia dan sorga bahwa pribadi Anak Allah yang baru saja mendapat gelar sebagai Anak yang Kukasihi kepadaNyalah Aku berkenan (Mat 3:17) oleh Bapa di sorga bukanlah manusia sembarangan dan asal saja! Dia pribadi ekcelent tiada tanding oleh siapapun juga!

                    Roh Kudus memiliki kepentingan untuk membuktikan kepada dunia bahwa Mesias tidak akan jatuh seperti Adam di Taman Edenyang merupakan puncak keindahan Allah, Adam jatuh seperti lucifer terjerembab dari tempat yang permai! Mereka hanya mau melayani Allah dan duduk di dekatNya ketika berbagai macam fasilitas dan kenikmatan hidup tersedia lengkap!

Namun di tempat yang paling gersang oleh teriknya mentari di siang hari dan beku oleh hawa dingin kala malam tiba Yesus bisa bertahan empat puluh hari tanpa fasilitas apapun juga!Sepanjang pelayananNyapun Ia tidak mendapat fasilitas dari Bapa ataupun pemerintah setempat bahkan dia dikejar-kejar seperti maling ingin dilempari batu atau bunuh. Setiap saat nyawanyapun terancam.

                 Ayub bapak penderitaan itu menuturkan kalimat singkat ketika Istrinya menghujatnya, ....Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?" (Ayu 2:10). Ayub telah berhasil menghadapi godaan iblis seperti Yesus, tanpa fasilitas yang baik tetap menyembah Allah yang hidup.

                  Banyak orang sekarang datang kepada Tuhan hanya oleh karena mengejar fasilitas yang ada! Lama ikut Tuhan dan kurang fasilitasnya maka gampang ngambek, rasanya Tuhan kurang berkuasa! Mencari pertolongan alternatif!

Untuk rela dipimpin oleh Roh Allah seseorang harus hidup rela tanpa ada fasilitas.Terus bergerak maju sekalipun dilupakan atau dikhianati sahabat karib dan dipandang sebelah mata. Asal Tuhan tidak menolak jalan terus tanpa hambatan!

                 Yesus Kristus sendiri manusia seutuhnya seharusnya gagal menghadapi iblis. Perhelatan pertempuran makluk spiritual dan fisik ini seharusnya dimenangkan oleh makluk spiritual yakni iblis tetapi Yesuslah yang menang!   Anak-anak Tuhan yang ingin di remote control Roh Kudus harus bersih dahulu baru dirapikan! Seperti orang harus cuci baru di gosok demikian orang harus dibersihkan dan dimandikan dahulu dengan Firman Allah (Yoh 15:3) kemudian baru dibentuk oleh kekuatan kuasa Allah!


 

1. Melepaskan diri untuk tidak menjadi populer

           Untuk menjadi orang yang bisa dibawa oleh Roh Kudus maka syarat pertama orang harus berkenan kepada Bapa! Bagaimana seseorang bisa berkenan kepada Bapa? belajar dari Yesus! Saat Ia dilantik di sungai Yordan Yesus sedang melepaskan dirinya rela untuk menjadi tidak populer!

Yesus rela meninggalkan predikatnya sebagai seorang yang penuh kekuatan dan kuasa! Yohanes sendiri mengakui bahwa dirinya tidak layak! Yesus rela dibaptiskan sama seperti orang berdosa padahal Dia tidak berdosa. Yesus tidak mengambil posisi Yohanes, sekalipun dari mulut Yohanes sendiri mengakui bahwa ia yang layak dibaptis oleh Yesus!

                Kerendahan hati melepaskan haknya untuk tidak populer inilah yang menyenangkan hati Bapa dan dihadiri langsung oleh Roh Kudus yang tampil seperti burung merpati! Naluri Yesus untuk menjadi terkenal pupus dengan meletakkan dirinya sendiri di tempat yang paling bawah. Sungai Yordan tempat paling rendah di dunia!

                 Bapa bukan saja berkenan tetapi merekomendasikan bahwa Yesuslah yang layak menerima segala kuasa dilangit dan di bumi (Mat 28:19), Ialah yang ditinggikan diatas segala nama di dunia ini dan setiap lutut akan bertelut dan menyebut Yesus adalah Tuhan (Fili 2: 9-11; Wah 19:16).

Setiap orang percaya harus meletakkan apa yang dimiliki menjadi tidak berharga dihadapan Tuhan. Semakin dipakai Tuhan harusnya semakin rendah hati. Namun yang terjadi sekarang orang semakin dipakai Tuhan semakin sombong, angkuh merasa dirinya terbaik diantara yang terbaik!

                   Jika orang sombong menganggap dirinya rendah hati maka tidak akan ada penawar lagi sebab orang sakit yang merasa dirinya sehat ia tidak butuh dokter! Lambat laun kematianlah yang menjemputnya! Bila seseorang hidup dalam perkenananNya Bapa maka Roh Kudus secara otomatis berperan aktif didalam diri orang tersebut!

Berkenan kepada Bapa berarti tidak hidup duniawi! Galatia 1:4 mengatakan : “yang telah menyerahkan diriNya karena dosa-dosa kita, untuk melepaskan kita dari dunia jahat yang sekarang ini, menurut kehendak Allah dan Bapa kita. Standar hidup duniawi ini bukan berarti tidak boleh punya TV, dengar radio dan masih segudang larangan yang lainnya melainkan menjauhi dunia yang jahat ini.

Paulus mengatakan jangan serupa dengan dunia ini (Roma 12:1-2). Tidak serupa memiliki arti bahwa dirinyalah

                      Seseorang akan bisa dibawa oleh Roh Kudus kalau ia sudah berkenan kepada Bapa dan penuh dengan Roh Kudus! Tidak pernah ada manusia yang lahir di muka bumi ini memiliki kreteria yang sedemikian hebatnya seperti yang Yesus miliki! Yesus begitu ringannya sehingga bisa dibawa oleh Roh Kudus untuk konfrontasi secara langsung dengan iblis.

                        Sorga dan dunia menjadi saksi kemenangan yang gilang gemilang oleh Yesus dari musuh bebuyutannya su ular tua itu! Yesus yang sudah lepas dari perintah pembunuhan saat bayinya juga oleh ulah iblis yang merasuk didalam diri Herodes, kini Ia menang atas iblis saat-saat yang paling lemah dalam hidupnya.

                       Setelah Ia lulus puasa 40 hari dalam keadaan yang paling lemah secara fisik, kelaparan yang menuntut makanan terhidang dihadapanNya Iblis datang dengan tawaran yang paling menggiurkan. Namun Yesus sudah penuh makanan rohani dari Allah yang melebihi roti manapun juga sehingga bagiNya makanan roti yang terhidang adalah kebutuhan sekunder dibanding menyenangkan hati BapaNya!

                  Orang yang dipenuhi oleh Roh Kudus akan mendapati dirinya kenyang dan puas akan kebenaran sehingga memandang segala sesuatu yang “gebyar” dan “mewah” ataupun kebutuhan yang mendesak menjadi kebutuhan sekunder bahkan bisa jadi terabaikan demi kemuliaan Allah!

Sorga hampir tidak ada artinya kalau tidak ada Yesus bertahta disana! Pemazmur mengatakan :” Siapa gerangan ada padaku di sorga selain Engkau? Selain Engkau tidak ada yang kuingini di bumi (Maz 73:25). Kerinduan seperti inilah jarang ditemui anak-anak Tuhan. Sering kali anak Tuhan tidak dibawa oleh Roh Kudus tetapi di bawa oleh dirinya sendiri kedalam kenikmatan dunia sebab sebelumnya ia telah menjejali dirinya dengan banyak sampah dan selokan, got yang kotor menyengat hidungnya Allah!

               Ukuran seseorang menjadi rohani dan duniawi tidak ditentukan seberapa banyak ia rajin beribadah dan melakukan aktifitas spiritual didalam gereja! Banyak anak Tuhan di gereja kehilangan Kristus karena tidak dipenuhi oleh Roh Kudus melainkan dipenuhi dirinya sendiri dengan sugudang masalahnya! Seorang anak Tuhan harus belajar menjadi ringan seperti Yesus agar bisa dibawa oleh Roh Kudus.



komentar kirim ke Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya

Terakhir Diperbaharui (Sabtu, 20 Oktober 2007 01:40)