Ada dua sakramen dalam gereja Protestan yakni baptisan dan Perjamuan
Kudus. Setiap sakramen menganugerahkan atau meningkatkan kasih karunia
yang menguduskan. Sementara gereja Calvinis hanya menerima dua upacara
gereja yaitu baptisan dan Perjamuan kudus. Keduanya juga dipakai
sebagai sarana untuk memperoleh kasih karunia. Berkhof menulis Sebagai
tanda dan meterai kedua sakramen ini merupakan sarana untuk memperoleh
kasih karunia maksudnya sarana untuk menguatkan kasih karunia batiniah
yang dikerjakan di dalam hati oleh Roh Kudus.
Ada dua sakramen dalam gereja Protestan yakni baptisan dan Perjamuan Kudus.
Setiap sakramen menganugerahkan atau meningkatkan kasih karunia yang
menguduskan. Sementara gereja Calvinis hanya menerima dua upacara
gereja yaitu baptisan dan Perjamuan kudus. Keduanya juga dipakai
sebagai sarana untuk memperoleh kasih karunia. Berkhof menulis Sebagai
tanda dan meterai kedua sakramen ini merupakan sarana untuk memperoleh
kasih karunia maksudnya sarana untuk menguatkan kasih karunia batiniah
yang dikerjakan di dalam hati oleh Roh Kudus.
- Baptisan
Mulai dari kotbah Yohanes Pembaptis dan sepanjang bagian-bagian yang
berhubungan dengan sejarah dan doktrin dalam Perjanjian Baru seorang
pembaca Alkitab secara terus menerus dihadapkan pada baptisan dapat
dilihat dari berbagai segi :
-
Penetapannya Menjelang kenaikan Yesus. Dia memerintahkan untuk
melakuka amanat Agung mat 28:19 dan amanat inilah yang ditaati oleh
para rasul setelah kedatangan Roh Kudus (Kis 2:41; 8:12, 38; 9:18 dll.
Tantangan ini dikumandangkan Petrus kepada para pendengarnya dengan
perkataan : Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu
dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu (Kis 2:8).
Jadi pertobatan iman dan baptisan berkaitan erat sekali. Sekalipun
demikian jelaslah bahwa baptisan tidak berperan apa-apa dalam
penyelamatan seseoroang sebaliknya baptisan terjadi segera sesudah
seseorang diselamatakan. Korenelius dibaptis setelah ia menerima Roh
Kudu (Kis 10:44-48)
-
Artinya Peraturan
baptisan melambangkan penyatuan orang percaya dengan Kristus dalam
kematian, penguburan dan kebngkitanNya (Roma 6:3; 4; Kolose 2;12; 1 Pet
3:21) Dalam baptisan orang percaya itu mengakui bahwa ia berada didalam
Kristus ketika Kristus dihukum mati karena dosa umat manusia, bahwa
iadikuburkan bersama-sama dengan Krsitus, dan bahwa ia ikut bangkit
kerpa hidup baru didalam kristus. Baptisan melambangkan bahwa orang
percaya disamakan denga Krsitus, karena orang percaya dibaptiska dalam
(atau ke dalam) nama Tuhan Yesus (Kis 22;16), Karena baptisan air tidak
mengakibatkan penyatuan orang percaya itu dengan Krsitus tetapi
mensyaratkan dan melambangkannya. Baptisan itu sepintas lalu
mengajarkan baptisan itu menyelamatkan, ayat itu (1) Markus 16:16
(2) Kis 2;38 (3) Kis 22:16 (4) 1 Pet 3:21)
-
Caranya 3
cara untuk membaptisa orang, dipercik, dituangkan dan diselamkan! Pada
umumnya orang setuju bahwa baptisan itu dicelukan sehingga baptisan
dengan diselamkan paling cocok dengan makna itulah itu. Memercik dan
menuangkan air baru dipakai karena ada kekurangan air atau sebagai
penyesuaian terhadap orang-orang yang sakit dan sudah lanjut usia.
-
Orang-orang yang dibaptis Baptisan
diperuntukkan bagi orang-orang yang secara pribadi dan sukarela
bersedia menanggapi panggilan keselamatan. Dalam Perjanjian baru calon
baptisan adalh orang yang akan diajar (Mat 18:20), yang menreima Firman
allah (kis 2:41), dan yang telah menerima Roh Kudus (Kis 10:47). Ada
kalanya dibaptis dengan seisi rumah. Orang-orang yang dibaptis adalah
orang-orang yang sudah mendengar pemberitaan Firman Allah (Kis 10:44)
dan percaya (Kis 16:31,34). Bayi tidak harus dibaptis tetapi penyerahan
anak kepada Tuhan lebih dapt dipertanggung jawabkan daripada baptisan
bayi.
-
PERJAMUAN KUDUS
Peraturan
yang kedua ini disebut beberapa nama (1) disebut perjamuan Tuhan- Kor
11:20 (2) Memecahkan roti - Kis 2:42. Sebuah istilah umum yang ipakai
untuk hal makan besama (3) Perjamuan Kudus juga disebut “komuni
(artinya persekutuan) yang merupakan terjemahan dari istilah Yunani
Koinonia. (4) Ekaristi yang diambil dari bahaya Yunani yang artinya
ucapan syukur. Sebelum Perjamuan kudus dilakukan makan bersama yang
disebut Perjamuan Agape atau perjamuan kasih (Yudas 12)
-
Penetapannya
Paulus
menuliskan, Sebab apa yang telah ku teruskan kepadamu telah aku terima
dari Tuhan yaitu bahwa Tuhan Yesus pada malam waktu Ia diserahkan
mengambil roti (1Kor 11:23), untuk kemudian dilanjutkannya dengan suatu
penjelasan terinci tentang Perjamuan Kudus. Kisah tentang sejarah
penetapan Perjamuan Kudus dapat ditemukan dalam ketiga Injil sinoptik
(mat 26;26-28; markus 14:22-24 dan Lukas 22:17-21). Upacara Perjamuan
Kudus dan Baptisan selalu dilaksanakan gereja mula-mula. Pengajaran ini
dengan dtiambah dengan 3 kegiatan lain seperti dokterin, persekutuan
dan doa (kis 2:42) merupakan hal yang penting.
-
Arti
Perjamuan Kudus merupakan peringatan akan Kristus. (1 Kor 11:24) maksud
peringatan ini menjadi peringatan akan Aku yakni peringatan Kristus
sebagai Oknum yang hidup. Untuk itulah orang-rang percaya selalu
berkumpul pada hari pertama setiap minggu (Kis 20:7)
-
Perjamuan Kudus adalah tanda perjanjian baru. Tanda perjanjian baru tersebut
adalah cawan. Cawan melambangkan darah yang dicurahkan oleh Tuhan kita
untuk mengesahkan perjanjian baru. Yesusmengatakan cawan ini adalah
perjanjian baru oleh darahKu yang ditumbahkan bagi kamu (luk 22:20)
-
Perjamuan Kudus mengumumkankematian Kristus. Paulus menulis, “ sebab
setiap kali kamu makan roti ini dan minum cwan ini kamu memberitakan
kematian Tuhan sampai Ia datang” 1 Kor 11:26) .Pada saat orang-orang
percaya berkumpul sebagai peringatan akan Kristus mereka secara aktif
mengumumkan kematian Kristus kepada dunia.
-
Perjamuan Kudus adalah nubuat mengernai kedatangan Krsitus yang kedua
kalinya.
Upacara ini harus dilaksanakn sampai Krsitus datang kembali ( 1 Kor
11:26) Upacara ini bukan saja melihat kebelakan kepada kematainaNya
tetapi juga ke depan kepada kedatanganNya kembali untuk menjemput
umatNya. Pada perjamuan terakhir itu Yesus mengatakan kepada
murid-muridNya akan menjemputnya kembali (mat 26:29)
-
Perjamuan Kudus adalah persekutan dengan Krsitus dan dengan umatNya.
Pada perjamuan Tuhan inilah Yesus membasuk kaki para murid suatu
perbuatan yang menunjukkan kerendahan hati Kristus dan tanggung jawab
kita untuk saling melayani. Pada Perjamuan Tuhan inilah Yesus membasuk
kaki para murid suatu perbuatan yang menunjukkan kerendahan hati,
kesetiaan, dan kasih. Yesus berkata. “jadi jikalau aku membasuk
kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan gurumu maka kamupun wajib saling
membasuh kakimu, sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu
supaya kamu juga berbua sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu (Yoh
13:14,15)
Orang-orang yang mengambil bagian.
Syarat=-syarat untuk mengambil bagian dalam Perjamuan Kudus adalah
kelahiran kembali dan hidup taat kepada Kristus.
Bahwa kelahiran kembali merupakan suatu syarat sudahlah jelas dari
kenyataan bahwa Tuhan memberi peraturan ini kepadapara muridNya (mat
26:26-28), para murid melakukannya diantaral kalangan mereka sendiri
(Kis 2:42;46; 20:7dll dan setiap perserta diminta untuk menyelidiki
dirinya sendiri untuk mengetahui apakah ia layak atau tidak layak
mengambil bagian dari unsur-unsur Perjamuan Kudus ( 1 Kor 11:27-29).